AS dan Uni Eropa Sepakat Redakan Perang Dagang

    Annisa ayu artanti - 26 Juli 2018 10:30 WIB
    AS dan Uni Eropa Sepakat Redakan Perang Dagang
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Tasos Katopodis/AFP)
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pimpinan Uni Eropa Jean Claude Juncker pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) mengumumkan bahwa keduanya telah menyepakati serangkaian langkah untuk meredakan perang dagang yang terjadi antara dua daratan.

    "Kami membuat kesepakatan hari ini. Kami mengidentifikasikan sejumlah area untuk bekerja sama," kata Juncker, usai pembicaraan dengan Trump, di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, seperti dilansir AFP, Kamis, 26 Juli 2018.

    Dengan mendeklarasikan fase hubungan baru, Trump mengatakan, Amerika Serikat dan Uni Eropa setuju untuk bekerja bersama menuju tarif nol persen pada barang industri bukan otomotif. Sementara Uni Eropa akan mengimpor banyak gas alam dan kedelai ke Amerika Serikat.

    Lebih lanjut, Trump menyatakan siap untuk menyelesaikan kesepakatan tarif baja dan aluminium. Sedangkan Juncker mengatakan akan menunda penetapan tarif baru ketika pembicaraan sedang berlangsung. Kesepakatan yang terjadi antara keduanya diharapkan memberi stimulus positif terhadap hubungan perdagangan.



    Sebelumnya, pernyataan penutup pada pertemuan G20 di Buenos Aires pada Minggu, 22 Juli 2018 menekankan perlunya menggencarkan dialog dan tindakan untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kepercayaan.

    Pernyataan itu tak menyinggung nama Amerika Serikat yang tengah bersengketa soal perdagangan dengan anggota G20 seperti Tiongkok, tetapi isinya lebih serius daripada pernyataan pada Maret lalu yang sama sekali tak menyinggung soal perang dagang.

    Kebijakan proteksionisme Trump saat ini membangkitkan amarah sekutu lamanya seperti Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko, juga mengakibatkan tindakan saling balas. Uni Eropa marah karena Trump menerapkan tarif pada komoditas aluminium dan baja. Trump juga mengancam akan menyerang pasar impor mobil dengan pajak, dan itu jelas akan sangat merugikan Jerman.

     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id