Minyak Dunia Ambruk Didorong Kenaikan Kasus Covid-19 di Eropa

    Antara - 20 November 2021 11:02 WIB
    Minyak Dunia Ambruk Didorong Kenaikan Kasus Covid-19 di Eropa
    Ilustrasi aktivitas eksplorasi minyak mentah - - Foto: dok AFP



    New York: Harga minyak dunia ambruk tiga persen menjadi di bawah USD80 per barel pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB). Anjloknya harga minyak dunia karena lonjakan kasus covid-19 di Eropa yang mengancam perlambatan pemulihan ekonomi.

    Sementara investor juga mempertimbangkan potensi pelepasan cadangan minyak oleh negara ekonomi-ekonomi utama.
    Mengutip Antara, Sabtu, 20 November 2021, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari anjlok USD2,35 atau 2,9 persen menjadi USD78,89 per barel.

     



    Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Desember merosot USD2,91 atau 3,6 persen menjadi USD76,10 per barel pada hari terakhir kontrak bulan depan.

    Sementara itu, Harga minyak WTI untuk pengiriman Januari kehilangan sekitar 2,65 persen atau 3,4 persen, menjadi USD75,78 per barel.

    Untuk minggu ini patokan harga minyak mentah AS turun 5,8 persen, sementara brent turun 4,0 persen, berdasarkan kontrak bulan depan. Kedua kontrak acuan melemah untuk minggu keempat berturut-turut, untuk pertama kalinya sejak Maret 2020.

    "Ketakutan akan hal yang tidak diketahui membebani sentimen pasar. Kekhawatirannya adalah bahwa kita akan mendapatkan semacam pelepasan (cadangan minyak) terkoordinasi selama Liburan Thanksgiving minggu depan, ketika volume biasanya rendah dan pergerakan dramatis telah terjadi," kata Analis Senior Price Futures, Phil Flynn, di Chicago.

    Pemerintah-pemerintah dari beberapa ekonomi terbesar dunia sedang mempertimbangkan untuk melepaskan minyak dari cadangan minyak strategis (SPR) menyusul permintaan dari Amerika Serikat, yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters, untuk langkah terkoordinasi mendinginkan harga.


    OPEC+ tetap berpegang pada kebijakan kenaikan produksi minyak secara bertahap bahkan ketika harga melonjak, dengan mengatakan pihaknya memperkirakan pasokan akan melebihi permintaan pada bulan-bulan pertama 2022.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id