Emas Dunia Ambruk Akibat Aksi Ambil Untung

    Antara - 08 April 2020 07:40 WIB
    Emas Dunia Ambruk Akibat Aksi Ambil Untung
    Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
    Chicago: Harga emas dunia jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat  (Rabu WIB), berbalik dari kenaikan beberapa hari sebelumnya. Hal itu karena tanda-tanda perlambatan kasus virus korona di sebagian besar episentrum mendorong pasar ekuitas lebih tinggi, menarik investor menjauh dari aset-aset safe-haven.

    Mengutip Antara, Rabu, 8 April 2020, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Bursa Comex turun USD10,2 atau 0,6 persen menjadi USD1.683,7 per ons. Sehari sebelumnya, emas berjangka melonjak USD48,2 atau 2,93 persen menjadi USD1.693,9, memperpanjang keuntungan akhir pekan lalu.

    Harga emas berada di bawah tekanan ketika Dow Jones Industrial Average naik 497,44 poin atau 2,19 persen ke level 23.177,43 poin pada pukul 17.55 GMT. Dengan semua program stimulus pemerintah baik yang tertunda atau yang diberlakukan, investor menghindar dari emas, karena analis percaya mereka tidak ingin ketinggalan dari lonjakan harga saham.

    Namun, penurunan emas lebih lanjut tertahan oleh pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,71 poin atau 0,71 persen ke level 99,97 pada pukul 17.50 GMT. Pasar saham dunia mencatat kenaikan tajam hari kedua berturut-turut di tengah tanda-tanda kemajuan melawan korona di Eropa dan Amerika Serikat.

    "Apa yang kami lihat di pasar ekuitas lebih daripada sebuah stabilisasi dengan angka (virus korona) memuncak di beberapa yurisdiksi AS," kata Kepala Analis Komoditas TD Securities Bart Melek.

    "Semua itu benar-benar memberitahu kami adalah mungkin sebuah akhir permainan untuk ini, tetapi tidak berarti dunia ini ramah dan berisiko," katanya, menambahkan bahwa harapan stimulus lebih banyak dengan suku bunga lebih rendah untuk jangka panjang akan terus mendukung harga emas.

    Investor sedang menunggu risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu waktu setempat, klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), bersama dengan indeks harga konsumen.

    Para analis mencatat bahwa data ini, sebagian besar dari Maret, akan memberikan investor melihat dampak ekonomi covid-19 terkait langkah-langkah yang dilakukan selain masalah pekerjaan.

    Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik sebanyak 31,1 sen atau 2,05 persen menjadi USD15,48 per ons. Sedangkan patinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD13 atau 1,78 persen menjadi USD745 per ons.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id