comscore

PBoC: Krisis Evergrande Bakal Ditangani oleh Mekanisme Pasar

Angga Bratadharma - 10 Desember 2021 09:03 WIB
PBoC: Krisis Evergrande Bakal Ditangani oleh Mekanisme Pasar
Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok. FOTO: AFP
Beijing: Gubernur People's Bank of China (PBoC) Yi Gang mengatakan ketidakmampuan China Evergrande Group untuk memenuhi kewajibannya adalah peristiwa pasar dan akan ditangani dengan cara yang berorientasi pasar. Diharapkan kondisi yang melanda properti tersebut tidak berimbas terhadap perekonomian secara umum.

"Hak dan kepentingan kreditur dan pemegang saham akan dihormati sepenuhnya sesuai dengan hukum," kata Yi Gang, dilansir dari The Business Times, Jumat, 10 Desember 2021.
Komentar tersebut memberikan sinyal terbaru bahwa Beijing tidak akan menyelamatkan Evergrande. Pengembang properti, yang belum membayar bunga jatuh tempo pada dua obligasi di minggu ini, mengatakan akan secara aktif terlibat dengan kreditur luar negeri dalam rencana restrukturisasi.

Perusahaan berencana untuk memasukkan semua obligasi publik luar negeri dan kewajiban utang swasta dalam restrukturisasi, orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan. "Hong Kong telah membentuk sistem yang efektif dan ketentuan hukum yang jelas untuk menangani masalah tersebut," kata Yi.

"Risiko dari beberapa perusahaan dalam jangka pendek tidak akan merusak sistem keuangan Hong Kong dalam jangka panjang," tambahnya.

Keengganan Beijing untuk menyelamatkan pengembang mengirimkan sinyal yang jelas bahwa Partai Komunis tidak akan menolerir penumpukan utang besar-besaran yang mengancam stabilitas keuangan. PBoC menegaskan kembali pada Jumat lalu bahwa risiko yang ditimbulkan pada ekonomi oleh krisis utang Evergrande dapat diatasi.

Pihak berwenang

Pihak berwenang telah bertindak untuk membatasi dampak dari krisis Evergrande. PBoC mengatakan akan menurunkan jumlah uang tunai yang harus disimpan bank sebagai cadangan. Pada hari yang sama, pertemuan Politbiro mengisyaratkan pembatasan yang lebih longgar terhadap real estat.

Kondisi itu telah membantu menstabilkan pasar keuangan negara, dengan indeks saham CSI 300 menuju kenaikan tiga hari terbaiknya sejak Mei. Obligasi dolar AS Tiongkok juga meningkat selama tiga hari berturut-turut.

Masa tenggang untuk pembayaran kupon senilai USD82,5 juta berakhir pada Senin, dan tidak ada indikasi pemegang obligasi telah menerima dana sejak itu. Evergrande belum merilis pernyataan publik tentang pembayaran tersebut.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id