Hari Pertama Perdagangan 2021, Emas Dunia Kinclong

    Angga Bratadharma - 05 Januari 2021 07:38 WIB
    Hari Pertama Perdagangan 2021, Emas Dunia Kinclong
    Ilustrasi. AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kekhawatiran investor akibat terus melonjaknya kasus covid-19 memberikan stimulus positif terhadap logam mulia terutama emas.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 5 Januari 2021, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari naik USD51,5 atau 2,72 persen menjadi USD1.946,6 per ons. Perak untuk pengiriman Maret naik 95,2 sen atau 3,6 persen menjadi USD27,364 per ons. Platinum untuk pengiriman April turun USD7,7 atau 0,71 persen menjadi USD1.071,5 per ons.

    Investor khawatir dengan meningkatnya kasus covid-19, karena lebih dari 1,8 juta orang telah meninggal akibat covid-19 di seluruh dunia. Kasus tersebut mungkin terus meningkat karena liburan di tengah lambatnya peluncuran vaksin covid-19. Investor juga khawatir tentang jenis baru covid-19, dengan beberapa kasus telah terdeteksi di Amerika Serikat.

    Sementara itu, IHS Markit membukukan indeks manajer pembelian manufaktur AS yang disesuaikan secara musiman di posisi 57,1 pada Desember atau naik dari 56,5 pada November. Pembacaan tersebut merupakan pengukuran tertinggi untuk manufaktur AS dalam lebih dari enam tahun dan agak meredam emas.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berbalik arah dari sesi perdagangan pertama 2021 menjadi berakhir lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Para investor masih dibayang-bayangi tingginya lonjakan kasus covid-19 yang berpotensi kembali menekan laju perekonomian.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 382,59 poin atau 1,25 persen menjadi 30.223,89. Sedangkan S&P 500 turun 55,42 poin atau 1,48 persen menjadi 3.700,65. Indeks Komposit Nasdaq turun 189,84 poin atau 1,47 persen menjadi 12.698,45.

    Sebelumnya pada hari yang sama, semua indeks utama diperdagangkan lebih tinggi, dengan indeks 30 saham dan S&P 500 secara singkat mencapai rekor tertinggi baru. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir melemah, dengan real estat turun 3,29 persen, memimpin penurunan. Energi menguat sebesar 0,13 persen, grup dengan kinerja terbaik.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram. Lonjakan kasus covid-19 terus memicu kecemasan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id