Reli Terhenti, Harga Emas Dunia Anjlok USD45,8

    Antara - 07 Januari 2021 07:37 WIB
    Reli Terhenti, Harga Emas Dunia Anjlok USD45,8
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah aksi ambil untung dari kenaikan lima hari beruntun dipicu oleh rebound dolar saat imbal hasil obligasi AS melonjak. Investor bertaruh pada kemenangan Demokrat dalam pemilihan putaran kedua Senat AS di negara bagian Georgia.

    Mengutip Antara, Kamis, 7 Januari 2021, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD45,8 atau 2,34 persen menjadi USD1.908,60 per ons. Sehari sebelumnya, Selasa, 5 Januari, emas berjangka naik USD7,8 atau 0,4 persen menjadi USD1.954,40.

    Harga emas berjangka melonjak USD51,5 atau 2,72 persen menjadi USD1.946,60 pada Senin, 4 Januari, setelah naik tipis USD1,7 atau 0,09 persen menjadi USD1.895,10 pada Kamis, 31 Desember, setelah terangkat dua hari sebelumnya masing-masing USD10,50 dan USD2,5.

    "Imbal hasil (obligasi) yang lebih tinggi telah mengangkat dolar dan memicu aksi jual emas yang lebih cepat. USD1.900 adalah poros penting yang perlu dipertahankan untuk mempertahankan narasi bullish jangka pendek," kata Kepala Perdagangan Derivatif Logam Dasar dan Mulia BMO Tai Wong.

    Imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik di atas satu persen untuk pertama kalinya sejak Maret, meningkatkan peluang kerugian untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, berbalik menguat setelah turun ke posisi terendah 2,5 tahun, membuat emas kurang menarik.

    Tetapi Wong dari BMO mengatakan ini adalah kesempatan membeli. "Kongres Demokrat dengan Biden di Gedung Putih adalah izin untuk berbelanja, dan itu bukan lingkungan emas yang lebih rendah," ucapnya.

    Dengan investor memperkirakan lebih banyak stimulus fiskal ketika Demokrat memimpin dalam pemilihan putaran kedua yang akan menentukan kendali Senat AS, emas tetap didukung sebagai lindung nilai inflasi.

    Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan pabrik meningkat satu persen pada November setelah melonjak 1,3 persen pada Oktober. Laporan ketenagakerjaan Automated Data Processing Inc (ADP) yang dirilis menunjukkan sektor swasta AS kehilangan 123 ribu pekerjaan pada Desember, kerugian pertama sejak April.

    Sementara itu, harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret anjlok 59,8 sen atau 2,16 persen menjadi USD27,042 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April merosot sebanyak USD9,4 atau 0,84 persen menjadi USD1.110,2 per ons.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id