Prospek Pemulihan Ekonomi Global Membaik, Minyak Dunia Menguat

    Antara - 08 April 2021 08:12 WIB
    Prospek Pemulihan Ekonomi Global Membaik, Minyak Dunia Menguat
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    New York: Harga minyak dunia naik tipis pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah bangkit kembali sekitar satu persen sehari sebelumnya. Minyak dunia melonjak karena didorong membaiknya prospek pemulihan ekonomi global dan setelah data menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat.

    Mengutip Antara, Kamis, 8 April 2021, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni naik 42 sen menjadi USD63,16 per barel di London ICE Futures Exchange. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik 44 sen menjadi USD59,77 per barel di New York Mercantile Exchange.






    Badan Informasi Energi AS (EIA) mengungkapakan stok minyak mentah AS turun 3,5 juta barel pekan lalu, tetapi persediaan bensin melonjak 4,0 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi dalam jajak pendapat untuk penurunan bensin 221.000 barel.

    Harga minyak mendapat dukungan dari indikasi Federal Reserve AS bahwa pembuat kebijakan secara universal optimistis dalam prospek ekonomi mereka secara keseluruhan.  "Jika Anda tidak perlu membuat bensin, maka Anda tidak perlu menggunakan lebih banyak minyak mentah," kata Direktur Energi Berjangka Mizuho Securities Bob Yawger.

    Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pengeluaran publik yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memerangi covid-19 akan mendorong pertumbuhan global menjadi 6,0 persen tahun ini, tingkat yang belum tercapai sejak 1970-an, yang juga membantu prospek permintaan bahan bakar, yang juga membantu harga-harga.

    Namun, meningkatnya kasus covid-19 di Amerika, yang menyumbang lebih dari setengah dari semua kematian terkait virus korona minggu lalu, membuat harga tidak bergerak jauh lebih tinggi.

    Pasar minyak mentah global juga dapat menghadapi peningkatan pasokan karena Iran dan kekuatan utama dunia mengambil langkah-langkah untuk menghidupkan kembali perjanjian yang membekukan pengembangan senjata nuklir Iran.

    Iran dan kekuatan dunia sepakat untuk membentuk kelompok kerja guna membahas kemungkinan menghidupkan kembali kesepakatan 2015 yang dapat menyebabkan Washington mencabut sanksi pada sektor energi Iran dan meningkatkan pasokan minyak.

    "Iran adalah satu-satunya risiko pasokan naik terbesar untuk pasar minyak," kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.

    Harga minyak turun awal pekan ini setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, setuju untuk secara bertahap memangkas pengurangan produksi minyak mulai Mei.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id