Minyak Dunia Melemah Tipis

    Angga Bratadharma - 26 September 2020 08:30 WIB
    Minyak Dunia Melemah Tipis
    Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO
    New York: Harga minyak dunia berakhir sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kebangkitan kasus infeksi covid-19 menjadi salah satu pemicu lantaran prospek permintaan di pasar minyak jadi tidak menentu.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 26 September 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun enam sen menjadi di USD40,25 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun dua sen menjadi USD41,92 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Pergerakan tersebut terjadi karena faktor negatif potensial pada sisi permintaan dan penawaran tetap ada. "Tingginya jumlah kasus baru (covid-19) dan pembatasan baru pada mobilitas di Eropa dapat mendorong perkiraan permintaan yang sudah rendah turun lebih jauh," kata Analis Energi Commerzbank Research Eugen Weinberg dalam sebuah catatan.

    Weinberg menambahkan permintaan minyak mentah global juga sangat rapuh, mengutip pelemahan di India, importir dan konsumen minyak terbesar ketiga dunia. Untuk minggu ini, minyak mentah WTI turun 2,6 persen, berdasarkan kontrak bulan depan, sementara patokan global Brent tergelincir hampir 2,9 persen.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dipimpin oleh keuntungan yang solid di sektor teknologi. Namun, para investor tetap mempertimbangkan prospek pemulihan ekonomi Amerika Serikat.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 358,52 poin atau 1,34 persen menjadi 27.173,96. Sedangkan S&P 500 tumbuh 51,87 poin atau 1,60 persen menjadi 3.298,46. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 241,30 poin atau 2,26 persen menjadi 10.913,56.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor di bawah S&P 500 ditutup lebih tinggi dengan sektor teknologi, real estate, dan kesehatan masing-masing naik 2,4 persen, 1,96 persen, dan 1,65 persen. Sedangkan sektor energi mengalami penurunan 0,06 persen.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS paling banyak diperdagangkan lebih tinggi, dengan tujuh dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id