Rebound, Harga Emas Dunia Melonjak USD17,8/Ons

    Antara - 27 Maret 2020 07:31 WIB
    <i>Rebound</i>, Harga Emas Dunia Melonjak USD17,8/Ons
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange rebound pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi setelah sehari sebelumnya terkoreksi karena aksi ambil untung ketika para analis percaya logam mulia sudah mengalami overbought.

    Mengutip Antara, Jumat, 27 Maret 2020, harga emas melonjak setelah rekor kenaikan klaim pengangguran di Amerika Serikat menekan dolar dan mendorong ekspektasi stimulus lebih lanjut untuk meredam kerusakan ekonomi global akibat pandemi virus korona.

    Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik USD17,8 atau 1,09 persen menjadi ditutup pada USD1.651,2 per ons. Emas berjangka jatuh sebanyak USD27,4 atau 1,65 persen menjadi USD1.633,4 per ons pada Rabu, 25 Maret, sehari setelah membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak 2009.

    "Lebih banyak negara diharapkan akan merilis semacam paket stimulus yang merupakan peristiwa besar bagi emas. Selain itu, klaim pengangguran melonjak. Itu memberi tahu para investor bahwa QE (pelonggaran kuantitatif) akan memiliki umur yang lebih panjang," kata Kepala Pedagang US Global Investors Michael Matousek.

    Bank-bank sentral telah beralih ke pelonggaran kuantitatif, atau pembelian besar-besaran obligasi pemerintah dan aset keuangan lainnya guna memompa uang ke dalam perekonomian. Data menunjukkan rekor tertinggi lebih dari tiga juta orang AS mengajukan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu ketika langkah ketat untuk menahan pandemi memukul aktivitas ekonomi.

    Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan klaim pengangguran mingguan yang mencapai 3.283.000, merupakan rekor tertinggi dan lebih buruk dari perkiraan karena dunia usaha memecat banyak pekerja akibat penutupan pandemi virus korona.

    "Ini indikasi bahwa segala sesuatu melambat secara dramatis. Data buruk yang bisa Anda dapatkan saat ini, pasar harus merespons dengan baik, karena itu memberikan lebih banyak amunisi bagi The Fed untuk terus memberikan stimulus," tambah Matousek.

    Dolar jatuh ke level terendah satu minggu terhadap rivalnya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 1,61 poin, atau 1,59 persen menjadi 99,44 pada pukul 17.50 GMT.

    Namun demikian, kenaikan harga emas dibatasi oleh kenaikan ekuitas AS, dengan indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 923,94 poin atau 4,36 persen menjadi 22.124,49 poin pada pukul 18.00 GMT.

    Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun sebanyak 19,7 sen atau 1,32 persen menjadi USD14,676 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD8,4 atau 1,13 persen menjadi USD737,1 per ons.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id