Malaysia Targetkan Penggunaan Energi Terbarukan Capai 40% di 2035

    Angga Bratadharma - 28 Oktober 2021 08:31 WIB
    Malaysia Targetkan Penggunaan Energi Terbarukan Capai 40% di 2035
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    Kuala Lumpur: Menteri Energi Malaysia Takiyuddin Hassan mengatakan kapasitas terpasang energi terbarukan Malaysia ditargetkan mencapai 40 persen atau 18 ribu megawatt pada 2035. Target itu ditetapkan ketika negara Asia Tenggara itu memetakan jalur rendah karbon untuk sektor listriknya.

    "Kapasitas terpasang saat ini untuk energi terbarukan di Malaysia adalah 8.520 megawatt, atau 23 persen dari bauran energi. Malaysia bertujuan untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan menjadi 31 persen dari total kapasitas pada 2025," kata Takiyuddin Hassan, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    Di sisi lain, Bank sentral Malaysia atau Bank Negara Malaysia (BNM) mencatat ekonomi Malaysia tumbuh 16,1 persen secara tahun ke tahun (YoY) pada kuartal II-2021. Pencapaian itu di tengah penurunan aktivitas yang signifikan selama kuartal kedua tahun lalu ketika pembatasan pergerakan pertama kali diberlakukan di Malaysia.
     
    Namun, karena penerapan kembali langkah-langkah pembatasan nasional, bank sentral telah menurunkan perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) setahun penuh Malaysia tahun ini menjadi 3-4 persen "Dari perkiraan sebelumnya 6-7,5 persen," kata BNM.
     
    Kinerja ekonomi pada triwulan II terutama ditopang oleh membaiknya permintaan domestik dan berlanjutnya kinerja ekspor yang kuat. Kegiatan ekonomi meningkat pada awal kuartal kedua, tetapi melambat setelahnya, menyusul penerapan kembali langkah-langkah pembatasan yang lebih ketat secara nasional.

    Menurut bank sentral, semua sektor ekonomi mencatatkan perbaikan, terutama sektor manufaktur. Di sisi pengeluaran, tambah BNM, pertumbuhan ekonomi didorong oleh pengeluaran sektor swasta yang lebih tinggi dan aktivitas perdagangan yang kuat.
     
    "Namun, berdasarkan penyesuaian musiman kuartal-ke-kuartal, ekonomi mencatat penurunan dua persen, terbebani oleh langkah-langkah pembatasan yang lebih ketat," pungkas BNM.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id