Dituduh Dukung Tiongkok dan Manipulasi Laporan Bank Dunia, Kepemimpinan Kristalina Georgieva di IMF Terancam Terkikis

    Angga Bratadharma - 19 September 2021 12:02 WIB
    Dituduh Dukung Tiongkok dan Manipulasi Laporan Bank Dunia, Kepemimpinan Kristalina Georgieva di IMF Terancam Terkikis
    Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva. FOTO: AFP



    Washington: Badai kontroversi mengancam melemahkan kepemimpinan Kristalina Georgieva di Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF). Hal itu ketika para ahli, anggota parlemen AS, dan Departemen Keuangan meneliti tindakannya saat Georgieva menjabat di Bank Dunia.

    Situasi ini juga dapat menghadirkan tantangan bagi Pemerintahan Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden. Karena hal itu memberi umpan kepada Partai Republik yang meragukan dan lembaga-lembaga multilateral, terutama hubungan mereka dengan Tiongkok.

     



    Investigasi independen yang dirilis menemukan bahwa selama waktunya sebagai CEO Bank Dunia, Georgieva adalah salah satu pemimpin lembaga yang menekan staf untuk mengubah data untuk memberikan Tiongkok di posisi yang lebih menguntungkan dalam peringkat preferensi bisnis yang diawasi ketat pada edisi 2017.

    "Georgieva ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana IMF pada 2019, dan negara-negara anggota pemberi pinjaman harus membuat keputusan tentang apakah mereka merasa nyaman, dengan dia melanjutkan peran itu," kata peraih Nobel Paul Romer dalam sebuah wawancara, dilansir dari The Business Times, Minggu, 19 September 2021.

    "Saya pikir mereka harus memikirkan pilihan mereka," tambahnya.

    Georgieva membantah temuan penyelidikan dan mengatakan kepada staf IMF bahwa tuduhan itu tidak benar. "Baik dalam kasus ini maupun sebelum atau sesudah saya menekan staf untuk memanipulasi data. Saya akan meminta staf untuk memeriksa, memeriksa ulang, memeriksa tiga kali, tetapi tidak pernah mengubah, dan tidak pernah memanipulasi," klaimnya.

    Dia mengaku sangat percaya pada nilai data dan analisis yang kredibel yang mengarah pada rekomendasi kebijakan untuk kepentingan anggota.

    Sementara itu, Romer, yang merupakan Kepala Ekonom Bank Dunia selama waktu Georgieva di sana, mengkritiknya karena merekayasa apa yang dia gambarkan sebagai 'penghapusan' dari kekhawatiran terpisah yang dia angkat tentang laporan unggulan lembaga Doing Business.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id