comscore

The Fed Dinilai Mampu Hindari Ekonomi AS Alami Resesi

Angga Bratadharma - 10 Juni 2022 07:02 WIB
The Fed Dinilai Mampu Hindari Ekonomi AS Alami Resesi
Gedung The Fed. FOTO: Xinhua/Liu Jie
Washington: Ekonomi Amerika Serikat (AS) berpotensi mengalami resesi lantaran tingkat inflasi masih tinggi dan Federal Reserve terus menaikkan suku bunga guna memerangi inflasi tersebut. Kendati demikian, sebagian besar ekonom berpendapat kontraksi tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, mengingat kekuatan pasar kerja yang berkelanjutan.

Mengutip The Business Times, Jumat, 10 Juni 2022, akan tetapi, para ekonom merasa lebih khawatir di tahun depan karena kenaikan suku bunga Federal Reserve yang terus berlanjut semakin menggigit dan inflasi yang tinggi selama beberapa dekade memakan surplus uang tunai.
Mantan pejabat Fed dan Ekonom Deutsche Bank Peter Hooper termasuk di antara yang pertama memperkirakan resesi dan menempatkan kemungkinannya terjadi di tahun depan sebesar 70 persen. Namun, dia masih bisa melihat beberapa skenario untuk menghindarinya.

Adapun keberhasilan akan bergantung pada kekuatan di luar kendali bank sentral AS -sebuah poin yang dibuat oleh Ketua Fed Jerome Powell sendiri, di tengah guncangan rantai pasokan yang disebabkan oleh pandemi dan perang Rusia di Ukraina.

Berdasarkan asumsi kritis dampak ekonomi terburuk dari covid-19 dan perang ada di belakang, Kepala Ekonom Moody's Analytics Mark Zandi bertaruh The Fed dapat menghindari terjadinya resesi. "Saya masih berpikir kita akan melewati tanpa resesi. Tapi jelas itu akan menjadi sangat-sangat ketat karena risikonya sangat tinggi," tegasnya.

Banyak yang dipertaruhkan. Resesi kemungkinan membuat ratusan ribu orang AS kehilangan pekerjaan dan memicu penurunan besar lainnya di pasar saham. Ini juga akan menimbulkan masalah lebih lanjut bagi Presiden Joe Biden, yang Demokratnya sudah berada di belakang kaki dalam membela mayoritas Kongres yang tipis dalam pemilihan paruh waktu November.

Sedangkan Biden menggembar-gemborkan tanda kekuatan terbaru di pasar tenaga kerja, bahkan ketika dia mengakui hal itu kemungkinan dibayangi di benak Amerika Serikat oleh rasa sakit dari inflasi yang setinggi langit.

Sementara itu, Kepala Ekonom Global Kroll Institute Megan Greene mengatakan kekhawatiran resesi terlalu dini. Konsumen, benteng ekonomi, masih memiliki banyak kekuatan finansial yang dibangun dari awal pandemi, ketika mereka terkurung di rumah dan dihujani cek stimulus dari pemerintah federal.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id