Berita Vaksin Covid-19 Pudarkan Pesona Emas Dunia

    Angga Bratadharma - 01 Desember 2020 07:44 WIB
    Berita Vaksin Covid-19 Pudarkan Pesona Emas Dunia
    Ilustrasi. FOTO: AFP/Joe Klamar
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena pasar mencerna berita vaksin covid-19. Meski distribusi vaksin akan menekan harga emas dunia, namun diharapkan vaksin tersebut bisa segera menghentikan pandemi.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 1 Desember 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari turun USD7,2 atau 0,4 persen menjadi USD1.780,9 per troy ons. Perak untuk pengiriman Maret turun 4,6 sen atau 0,2 persen menjadi USD22,593 per troy ons. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD1,1 atau 0,11 persen menjadi USD965,9 per troy ons.

    Emas mendapat beberapa dukungan karena indeks manajer pembelian Chicago, barometer bisnis Chicago, turun menjadi 58,2 pada November dari 61,1 selama Oktober, level terendah sejak Agustus. Emas kehilangan sekitar 5,6 persen dari akhir Oktober.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat tergelincir pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena lonjakan kasus infeksi covid-19. Wall Street tidak mampu mempertahankan posisi di jalur hijau meski ada katalis positif berupa berita kandidat vaksin covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 271,73 poin atau 0,91 persen menjadi 29.638,64. Sedangkan S&P 500 turun 16,72 poin atau 0,46 persen menjadi 3.621,63. Indeks Komposit Nasdaq turun 7,11 poin atau 0,06 persen menjadi 12.198,74.

    Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 melemah, dengan sektor energi ditutup turun 5,37 persen, memimpin penurunan. Pasangan sektor teknologi naik 0,66 persen, menjadi grup dengan kinerja terbaik.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan lebih rendah, dengan semua 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

    Kasus covid-19 yang menyebar di Amerika Serikat terus menjadi persoalan. Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins AS telah melaporkan lebih dari 13,5 juta kasus secara total dengan jumlah kematian akibat penyakit melebihi 267 ribu.

    Meskipun mengalami penurunan pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), pasar saham AS membukukan kenaikan kuat untuk November. Pada November, Dow melonjak 11,8 persen, kinerja bulanan terbaik sejak 1987. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 10,8 persen dan 11,8 persen, kenaikan bulanan terbesar mereka sejak April.

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id