Ekspor Tiongkok Tumbuh Lebih Lambat dari Prediksi

    Angga Bratadharma - 17 April 2021 13:33 WIB
    Ekspor Tiongkok Tumbuh Lebih Lambat dari Prediksi
    Ilustrasi. AFP PHOTO/GREG BAKER



    Beijing: Tiongkok melaporkan data ekspor pada Maret meleset dari perkiraan analis, sedangkan impor untuk bulan tersebut naik lebih dari yang diperkirakan. Sejauh ini, Tiongkok terus memacu laju perekonomian usai terhantam keras oleh pandemi covid-19 yang di antaranya menggenjot kinerja perdagangan.

    Mengutip CNBC International, Sabtu, 17 April 2021, ekspor Tiongkok pada Maret melonjak 30,6 persen dari tahun lalu dalam dolar AS, lebih rendah dari kenaikan 35,5 persen yang diperkirakan para analis. Sementara itu, impor negara dalam dolar AS naik 38,1 persen pada Maret dari tahun lalu, melebihi kenaikan 23,3 persen yang diperkirakan para analis.






    Kenaikan impor yang lebih kuat dari perkiraan menyebabkan surplus perdagangan Tiongkok menyusut menjadi USD13,8 miliar pada Maret, jauh lebih kecil dari perkiraan jajak pendapat sebesar USD52,05 miliar. Kepala Investasi Asia-Pasifik Fidelity International Paras Anand mengatakan data terbaru menunjukkan pemulihan ekonomi Tiongkok memasuki fase yang berbeda.

    Dia mengatakan pemulihan ekonomi Tiongkok dari pandemi covid-19 telah terkonsentrasi pada produksi seperti yang terlihat pada angka ekspor yang kuat. Tetapi permintaan tampaknya meningkat sekarang.

    "Saat kami sedang bergerak menuju pemulihan di Tiongkok ke tingkat yang lebih matang, kami mulai melihat konsumsi juga meningkat sangat kuat," kata Anand.

    Tiongkok adalah negara pertama yang melaporkan kasus virus korona pada akhir 2019. Data resmi menunjukkan perekonomian mencapai titik terendahnya pada kuartal pertama 2020 ketika jumlah infeksi mencapai puncaknya.

    Negara itu tampaknya sebagian besar telah menahan wabah, dan menjadi satu-satunya ekonomi utama yang mencatat pertumbuhan tahun lalu sebesar 2,3 persen. Tiongkok telah menetapkan target pertumbuhan lebih dari enam persen untuk 2021. Sedangkan Dana Moneter Internasional memperkirakan raksasa Asia tersebut akan tumbuh 8,4 persen di tahun ini.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id