Dampak Covid-19, Google Batal Rekrut 2.000 Karyawan Kontrak

    Nia Deviyana - 31 Mei 2020 13:01 WIB
    Dampak Covid-19, Google Batal Rekrut 2.000 Karyawan Kontrak
    Google membatalkan perekrutan terhadap lebih dari 2.000 orang yang telah setuju untuk bekerja sebagai karyawan kontrak. Foto: AFP
    Jakarta: Google membatalkan perekrutan terhadap lebih dari 2.000 orang yang telah setuju untuk bekerja sebagai karyawan kontrak.

    Dalam sebuah e-mail, Google pada pekan lalu mengatakan kepada agen-agen karyawan kontrak bahwa mereka memperlambat laju perekrutan dan investasi, dan tidak merekrut banyak tenaga baru seperti yang direncanakan pada awal tahun.

    "Seperti yang kami katakan, kami memperlambat laju perekrutan dan investasi kami, dan sebagai hasilnya kami tidak membawa banyak orang baru, baik tenaga penuh waktu dan sementara seperti yang telah kami rencanakan pada awal tahun. Namun, kami terus merekrut di sejumlah bidang strategis," ujar juru bicara Google dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari CNBC International, Minggu, 31 Mei 2020.

    Bulan lalu, CEO Sundar Pichai melalui memo karyawan mengakui bahwa perekrutan dan investasi melambat karena pandemi covid-19 menciptakan ketidakpastian bagi bisnis di berbagai industri. Dalam memo itu, Pichai mengatakan Google menambahkan 20 ribu karyawan pada 2019 dan telah merencanakan untuk melakukan hal yang sama tahun ini.

    Pada saat itu, ada 4.000 karyawan baru dan seribu lainnya dijadwalkan untuk segera mulai bekerja.

    Juru bicara Google pernah mengatakan akan menjaga momentum di sejumlah kecil bidang strategis, dan menyatukan banyak orang yang telah direkrut.

    Sayangnya pada April, direktur global memperingatkan adanya pemotongan dan pembekuan anggaran di departemen pemasaran.

    Keputusan Google pada sebagian besar pekerja kontrak, yang juga dikenal sebagai TVC setidaknya mencakup setengah dari sekitar 300 ribu orang tenaga kerja Google.

    Status diferensial mereka acapkali disorot secara berkala, salah satunya pada April ketika Google mengatakan pekerja kontrak tidak lagi dapat mengakses alat pelatihan keterampilan yang disediakan untuk karyawan penuh waktu.

    Namun, Google telah membuat beberapa konsesi kepada pekerja kontrak selama krisis covid-19, yakni memperpanjang kontrak untuk staf sementara hingga 60 hari setelah kontrak habis.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id