Harga Minyak Dunia Susut

    Angga Bratadharma - 23 Mei 2020 09:29 WIB
    Harga Minyak Dunia Susut
    Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP
    New York: Harga minyak dunia turun pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), meski data menunjukkan penurunan jumlah rig minyak AS. Di sisi lain, penyebaran covid-19 yang melanda dunia terus menjadi katalis negatif yang ujungnya memberikan tekanan terhadap permintaan minyak.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 23 Mei 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun USD0,67 menjadi USD33,25 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun USD0,93 menjadi USD35,13 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Jumlah pengeboran rig AS yang aktif untuk minyak turun 21 rig dan menjadi 237 rig di minggu ini, lapor perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes. Hitungan rig minyak milik AS kini telah turun selama 10 minggu berturut-turut. Untuk minggu ini, minyak mentah WTI berakhir 12,6 persen lebih tinggi dan Brent naik 8,1 persen.

    "Pengurangan besar dalam pasokan oleh perusahaan-perusahaan minyak di AS dan oleh OPEC serta sekutu-sekutunya (OPEC+) telah memicu harapan bahwa pasokan sudah bisa diperketat pada kuartal ketiga," kata Analis Energi Commerzbank Research Eugen Weinberg, dalam sebuah catatan.

    "Pasar minyak belum keluar dari hutan. Namun ini karena komponen paling penting dalam persamaan penawaran-permintaan, yaitu permintaan, masih lemah (di luar Tiongkok)," tambahnya.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena investor terus bergulat dengan ketidakpastian dari pandemi covid-19, meski beberapa pihak terus berupaya mencari vaksin dari virus mematikan tersebut

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 8,96 poin atau 0,04 persen menjadi 24.465,16. Kemudian S&P 500 naik 6,94 poin atau 0,24 persen menjadi 2.955,45. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq meningkat sebanyak 39,71 poin atau 0,43 persen menjadi 9.332,59.

    Adapun investor terus mencerna beberapa data ekonomi utama. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal AS mencapai 2,438 juta pada pekan yang berakhir 16 Mei. Selama sembilan minggu terakhir, lebih dari 38 juta orang Amerika telah mengajukan klaim asuransi pengangguran, karena ekonomi terus tertekan akibat pandemi covid-19.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id