Langkah Agresif Fed Angkat Harga Minyak Dunia

    Antara - 24 Maret 2020 08:06 WIB
    Langkah Agresif Fed Angkat Harga Minyak Dunia
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Harga minyak dunia berhasil membukukan kenaikan moderat di akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan terjadi setelah Federal Reserve AS meluncurkan langkah-langkah baru yang lebih kuas dan agresif untuk mendukung perekonomian di tengah krisis covid-19.

    Mengutip Antara, Selasa, 24 Maret 2020, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik USD0,73 atau 3,2 persen menjadi USD23,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei naik USD0,05 menjadi USD27,03 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Federal Reserve mengumumkan pada hari sebelumnya bahwa mereka akan membeli surat utang AS dan sekuritas yang didukung hipotek tanpa batas untuk membantu pasar berfungsi lebih efisien di tengah ketidakpastian virus korona. Pandemi virus korona menyebabkan kesulitan besar di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

    "Ketidakpastian besar tetap ada, menjadi jelas bahwa ekonomi kita akan menghadapi gangguan parah. Upaya agresif harus dilakukan lintas sektor publik dan swasta untuk membatasi kerugian pada pekerjaan dan pendapatan serta untuk meningkatkan pemulihan cepat setelah gangguan mereda," kata bank sentral AS.

    Minyak mentah berjangka sedikit lebih kuat di tengah harapan bahwa stimulus pemerintah dan bank sentral dapat meningkatkan ekonomi dunia. Arab Saudi dan Rusia mungkin berdamai setelah kesepakatan mereka untuk memotong produksi minyak berantakan lebih dari dua minggu lalu.

    Minyak telah jatuh secara besar-besaran pekan lalu di tengah kekhawatiran permintaan yang lebih lemah dan kekhawatiran perang harga minyak.

    Minyak mentah berjangka WTI ditutup 29 persen lebih rendah untuk pekan yang berakhir 20 Maret. Hal ini merupakan penurunan persentase mingguan terbesar sejak periode yang berakhir 18 Januari 1991, menurut Dow Jones Market Data. Minyak mentah Brent mengalami kerugian mingguan sebesar 20,3 persen.

    Di sisi lain, saham-saham di Wall Street turun tajam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu terjadi sekalipun Federal Reserve telah meluncurkan langkah-langkah baru yang luas dan lebih agresif untuk mendukung ekonomi yang terpukul akibat meluasnya wabah covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 582,05 poin atau 3,04 persen menjadi 18.591,93. Indeks S&P 500 jatuh 67,52 poin atau 2,93 persen menjadi 2.237,40. Indeks Komposit Nasdaq ditutup berkurang 18,84 poin atau 0,27 persen menjadi 6.860,67.

    Saham United Technologies anjlok 9,18 persen, memimpin penurunan di Dow. Indeks sempat diperdagangkan sekitar 960 poin lebih rendah pada satu titik selama sesi. Saham Boeing melonjak lebih dari 11 persen, menjadi saham dengan kinerja terbaik dalam indeks 30-saham.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id