Korea Selatan Bantu Penanganan Covid-19 di Indonesia

    Eko Nordiansyah - 07 April 2020 09:55 WIB
    Korea Selatan Bantu Penanganan Covid-19 di Indonesia
    Korea Selatan Bantu Penanganan Covid-19 di Indonesia - - Foto: AFP
    Jakarta: Pemerintah Korea Selatan memberi bantuan dalam bentuk in-kind kepada Indonesia senilai USD500 ribu guna memerangi wabah covid-19. Hal ini seiring peningkatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.

    Dalam pertemuan virtual antara Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan Korea Selatan Yoo Myung Hee, Indonesia menjadi salah satu negara prioritas untuk ekspor alat kesehatan dan karantina asal Korea Selatan, bersama Amerika Serikat (AS) dan Uni Arab Emirat (UAE).
     
    "Bantuan kepada Indonesia terdiri dari covid-19 test kits dan rechargeable battery power sprayers. Saat ini 300 sprayers sudah siap dikirim ke Indonesia. Sementara untuk pengiriman covid-19 test kit masih dipersiapkan teknisnya," kata Airlangga dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 7 April 2020.

    Pelaksanaan teknis pengiriman bantuan tersebut akan dilakukan oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA). Di samping itu, perusahaan swasta Korea Selatan seperti LG Group juga akan menyumbang 50 ribu covid-19 diagnostic kit (tipe RT-PCR), serta Hyundai Motor yang menyumbang 40 ribu Alat Pelindung Diri (APD) kepada Indonesia.

    Indonesia dan Korea Selatan juga menjalin kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea pada 5 Maret 2020 lalu. Plafonnya senilai 10,7 triliun won Korea atau Rp115 triliun, yang berlaku efektif mulai 6 Maret 2020 sampai 5 Maret 2023, dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan.

    Selain itu, Indonesia juga mendorong skema keuangan lain yakni Local Currency Settlement with Appointed Cross Currency Dealer (LCS ACCD). Hal ini adalah penyelesaian transaksi perdagangan antara dua negara yang dilakukan dalam mata uang masing-masing, di mana penyelesaian transaksinya dilakukan dalam yurisdiksi wilayah masing-masing.

    Skema ini mengharuskan penunjukkan Appointed Cross Currency Dealers, yaitu bank untuk memfasilitasi pelaksanaan LCS melalui pembukaan rekening mata uang negara mitra di negaranya. LCS ACCD dilakukan untuk mendorong penggunaan mata uang lokal secara lebih luas dalam penyelesaian perdagangan, sehingga mengurangi tekanan dolar AS terhadap mata uang lokal.

    "Saya berharap ini dapat memberikan jaring pengaman untuk transaksi finansial di antara kedua negara. Sebab, saya juga percaya jika situasi ekonomi global saat ini menjadi alasan utama untuk menguatkan kerja sama kita dalam menjaga stabilitas keuangan dan moneter di negara masing-masing," jelas Airlangga.

    Selain kerja sama biletaral, Airlangga menekankan jika Korea Selatan telah berhasil menekan kurva dari jumlah korban covid-19. Sejauh ini, jumlah kasus baru di sana sudah berkurang signifikan dan jumlah yang sembuh semakin meningkat, sehingga Korea Selatan dapat dijadikan role model dalam keberhasilan penanganan pandemi ini.

    "Bagaimana Korsel telah berhasil menangani covid-19 secara efektif? Salah satu faktor kuncinya adalah kemampuan Pemerintah Korsel mengadakan rapid test besar-besaran, sehingga memungkinkan pemerintah melacak dan merespons cepat terhadap penyebaran virus korona," ungkapnya.

    Tes secara masif itu didukung oleh produksi peralatan tes (testing kits) virus korona yang dibuat oleh dua perusahaan bioteknologi, Kogene Biotech dan Seegene. Harapannya kedua perusahaan itu dapat memproduksi peralatan tes bersama perusahaan Indonesia. Termasuk produksi APD yang bahan mentahnya berasal dari Korea Selatan dan akan dijahit di Indonesia.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id