Trump Larang 8 Aplikasi Pembayaran Tiongkok Dipergunakan di AS, dari Alipay hingga WeChat

    Angga Bratadharma - 07 Januari 2021 08:46 WIB
    Trump Larang 8 Aplikasi Pembayaran Tiongkok Dipergunakan di AS, dari Alipay hingga WeChat
    Presiden Amerika Serikat Donald Trump. FOTO: AFP
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang transaksi menggunakan delapan aplikasi perangkat lunak Tiongkok termasuk Alipay dari Ant Group. Langkah Trump lagi-lagi meningkatkan ketegangan dengan Beijing sebelum Presiden terpilih Joe Biden menjabat bulan ini.

    "Perintah tersebut memberikan tugas kepada Departemen Perdagangan AS dengan menentukan transaksi mana yang akan dilarang berdasarkan arahan dan menargetkan QQ Wallet Tencent Holdings dan juga pembayaran melalui WeChat," kata seorang pejabat senior administrasi, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 7 Januari 2021.

    Langkah yang diambil Trump diklaim bertujuan untuk membatasi ancaman terhadap orang Amerika Serikat yang ditimbulkan oleh aplikasi perangkat lunak Tiongkok, yang memiliki basis pengguna besar dan akses ke data sensitif.

    Perintah eksekutif yang dirilis oleh Gedung Putih yakni melarang delapan aplikasi untuk digunakan seperti Alipay, CamScanner, QQ Wallet, SHAREit, Tencent QQ, VMate, WeChat Pay, dan WPS Office.

    Seorang pejabat AS mencatat perintah itu memberi Departemen Perdagangan waktu 45 hari untuk bertindak. Meski demikian, Departemen Perdagangan AS berencana melakukan tindakan sebelum 20 Januari ketika Trump meninggalkan Kantor Kepresidenan guna mengidentifikasi transaksi mana saja yang dilarang.

    Setiap transaksi yang dilarang oleh administrasi Trump kemungkinan akan menghadapi tantangan dari pengadilan. Hal itu seperti yang dialami Departemen Perdagangan AS sebelumnya ketika ada perintah eksekutif yang melarang transaksi menggunakan WeChat dan pemblokiran TikTok.

    Pejabat lain mengatakan perintah tersebut mencerminkan tindakan Trump sebelumnya terhadap aplikasi milik Tiongkok, WeChat dan TikTok. Sementara itu, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mendukung komitmen Trump untuk melindungi privasi dan keamanan orang Amerika dari ancaman yang ditimbulkan oleh Partai Komunis Tiongkok.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id