Jelang Rilis Kebijakan Fed, Kemilau Emas Dunia Terkikis

    Antara - 28 April 2021 08:15 WIB
    Jelang Rilis Kebijakan Fed, Kemilau Emas Dunia Terkikis
    Ilustrasi. AFP PHOTO/MAHMUD HAMS



    Chicago: Emas dunia bertahan di kisaran sempit dengan menetap sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Emas berbalik dari kenaikan tipis sehari sebelumnya, karena investor menunggu sinyal kebijakan dari pertemuan dua hari Federal Reserve AS yang akan berakhir Rabu waktu setempat.

    Mengutip Antara, Rabu, 28 April 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, turun tipis USD1,3 atau 0,07 persen menjadi USD1.778,80 per ons. Sehari sebelumnya, Senin, 26 April, emas berjangka naik tipis USD2,3 atau 0,13 persen menjadi USD1.780,10.






    Emas berjangka terpangkas USD4,2 atau 0,24 persen menjadi sebesar USD1.777,80 pada Jumat, 23 April, setelah jatuh sebanyak USD11,1 atau 0,62 persen menjadi USD1.782 pada Kamis, 23 April, dan melonjak sebanyak USD14,7 atau 0,83 persen menjadi USD1.793,10 pada Rabu, 21 April.

    Investor menghabiskan hari perdagangan dengan hati-hati menyesuaikan posisi mereka di logam mulia saat pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dimulai.

    Harapannya adalah bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini hingga 2024, memungkinkan inflasi berpotensi naik di atas angka kunci 2,0 persen, demi meningkatkan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi untuk mengurangi dampak negatif covid-19.

    "Investor emas akan mengawasi setiap indikasi dari Fed, apakah mereka memperkirakan inflasi berkelanjutan jangka panjang. Pengakuan dan antisipasi inflasi, itu akan ada lebih banyak faktor yang dapat membantu emas menembus di atas level psikologis USD1.800," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

    Sementara emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat mengikuti stimulus yang meluas, imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi tahun ini telah memperlemah daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

    Tidak ada perubahan kebijakan besar yang diharapkan dari pertemuan Fed yang berakhir pada Rabu waktu setempat, tetapi investor akan memperhatikan prospek ekonomi dari Ketua The Fed Jerome Powell.

    Data ekonomi positif yang dirilis pada Selasa waktu setempat juga meredam emas. The Conference Board melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen pada April naik menjadi 121,7, lebih baik dari perkiraan, dari 109,0 pada Maret dan merupakan yang terkuat sejak indeks berdiri di 132,6 pada Februari 2020.

    Para analis telah memangkas perkiraan harga emas mereka, dengan banyak yang percaya bahwa kembalinya ke rekor tertinggi tahun lalu tidak mungkin terjadi karena ekonomi pulih.

    Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 20,1 sen atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada USD26,41 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD4,3 atau 0,35 persen menjadi  USD1.249,5 per ons.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id