AS dan Tiongkok Kuasai Ekonomi Digital Global

    Angga Bratadharma - 22 Agustus 2020 13:01 WIB
    AS dan Tiongkok Kuasai Ekonomi Digital Global
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: Perkembangan teknologi kian memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari, terlebih setelah terjadinya pandemi sejak triwulan pertama 2020. Hal itu kemudian menciptakan peluang yang menjanjikan bagi ekonomi digital dan membuat setiap negara berlomba-lomba membangun ekosistem ekonomi digital yang mumpuni.

    Terkait industri digital saat ini yang terjadi bukan lah persaingan antara negara maju dan negara-negara berkembang. Akan tetapi justru hanya terkonsentrasi di dua negara yakni satu negara maju dan satu negara berkembang, yaitu Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

    Mengutip Digital Economy Report 2019 oleh United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Sabtu, 22 Agustus 2020, AS dan Tiongkok menguasai sekitar 90 persen nilai pasar dari 70 platform digital terbesar di dunia dan memiliki sekitar 75 persen dari semua paten terkait dengan teknologi blockchain.

    Selain itu, mereka juga bertanggung jawab atas sekitar 50 persen pengeluaran global untuk Internet of Things (IoT) dan mendominasi 75 persen pasar komputasi awan. Lalu, apa yang bisa dilakukan negara lain untuk meruntuhkan pertahanan duopoli digital yang kian berkuasa ini?

    Head of Telecom, Media & Technology Research, DBS Bank Singapore Sachin Mittal berpandangan persaingan digital didominasi oleh pemain dengan akses ke data konsumen atau big data, yang menghalangi pemain lokal yang lebih kecil untuk berkembang.

    "Tidak seperti raksasa digital, pesaing yang kecil dan pemain lama tradisional tidak memiliki akses ke data pelanggan," kata Sachin.

    Sebagai ilustrasi, perusahaan mesin pencarian (search engine) disinyalir lebih mengutamakan layanannya sendiri ketimbang layanan pesaingnya, atau beberapa pemain perdagangan elektronik yang menggunakan algoritma data mereka untuk mengutamakan barang mereka sendiri ketimbang produk penjual pihak ketiga.
     

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id