Emas Dunia Curi Perhatian di Tengah Pelemahan Dolar AS

    Angga Bratadharma - 04 Desember 2020 07:29 WIB
    Emas Dunia Curi Perhatian di Tengah Pelemahan Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: Attila Kisbenedek/AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex di New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena dolar AS melemah. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari naik USD10,9 atau 0,6 persen menjadi USD1.841,1 per ons,

    Mengutip Xinhua, Jumat, 4 Desember 2020, perak untuk pengiriman Maret naik 5,7 sen atau 0,24 persen menjadi USD24,137 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD26,5 atau 2,62 persen menjadi USD1.038,6 per ons.

    Analis pasar percaya anggota parlemen AS hampir mencapai kesepakatan tentang RUU Stimulus untuk meringankan dampak pandemi covid-19. Hal itu juga meningkatkan ekspektasi investor bahwa RUU Stimulus baru dapat memompa uang ke dalam perekonomian dan mengurangi kekhawatiran terhadap dunia usaha kecil tetapi meningkatkan inflasi.

    Emas menemukan dukungan tambahan karena Institute for Supply Management melaporkan bahwa indeks nonmanufaktur berada di posisi 55,9 persen pada November, turun dari 56,6 persen pada Oktober. Diharapkan indikator manufaktur ini bisa terus membaik di masa mendatang.

    Pertumbuhan emas agak terbatas setelah laporan pengangguran mingguan menunjukkan bahwa orang Amerika Serikat yang mencari klaim tunjangan pengangguran turun menjadi 712 ribu minggu lalu, kurang dari 787 ribu klaim yang diajukan pada minggu sebelumnya.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir beragam pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena Wall Street mencermati angka klaim pengangguran AS. Investor juga terus melihat dampak ekonomi dari lonjakan kasus infeksi covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 85,73 poin atau 0,29 persen menjadi 29.969,52. Sedangkan S&P 500 turun 2,29 poin atau 0,06 persen menjadi 3.666,72. Indeks Komposit Nasdaq naik 27,82 poin atau 0,23 persen menjadi 12.377,18.

    Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor energi ditutup naik 1,07 persen, memimpin penguatan. Sedangkan sektor utilitas tergelincir 1,1 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Wall Street terus mengukur dampak ekonomi dari lonjakan infeksi covid-19 di Amerika Serikat.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id