Wall Street Bervariasi di Tengah Risalah Fed

    Angga Bratadharma - 08 April 2021 07:58 WIB
    Wall Street Bervariasi di Tengah Risalah Fed
    Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith



    New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mempelajari risalah rapat yang baru dirilis dari Federal Reserve. Sejauh ini, the Fed terus berupaya memberikan dukungan terhadap pemulihan ekonomi AS.

    Mengutip Xinhua, Kamis, 8 April 2021, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah sebanyak 16,02 poin atau 0,05 persen menjadi 33.446,26. Sedangkan indeks S&P 500 naik 6,01 poin atau 0,15 persen menjadi 4.079,95. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 9,54 poin atau 0,07 persen menjadi 13.688,84 poin.






    Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan warna merah, dengan sektor material turun sebanyak 1,75 persen, memimpin penurunan. Kemudian sektor jasa komunikasi naik sebanyak 0,72 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan lebih rendah dengan semua 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

    Pejabat Federal Reserve AS mengindikasikan pada pertemuan Maret mereka bahwa akan membutuhkan waktu sebelum Fed mulai mengurangi pembelian asetnya. Fed bulan lalu memutuskan untuk melanjutkan program pembelian aset sebesar USD120 miliar per bulan, sambil mempertahankan suku bunga acuan pada level terendah mendekati nol setidaknya hingga 2023.

    Presiden Chicago Federal Reserve Bank Charles Evans mengatakan bahwa kebijakan moneter harus tetap akomodatif untuk beberapa waktu guna memastikan bahwa bank sentral AS memenuhi tujuan kebijakannya.

    "Kami masih harus menempuh jalan panjang sebelum kembali ke tingkat aktivitas ekonomi sebelum pandemi dan mencapai sasaran inflasi rata-rata dua persen," tuturnya.

    Pejabat Fed juga membahas kenaikan penting dalam imbal hasil obligasi Pemerintah AS jangka panjang pada pertemuan kebijakan baru-baru ini, melihatnya sebagai mencerminkan prospek ekonomi yang lebih baik, beberapa penguatan ekspektasi inflasi, dan ekspektasi untuk peningkatan penerbitan utang.

    Kepala Ekonom Chris Low FHN Financial mengatakan risalah Fed mengungkapkan bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) teguh dalam mempertahankan kebijakan akomodasi. "Tidak ada tanda-tanda penurunan, dan tidak ada tanda-tanda lepas landas karena FOMC terus menekankan risiko yang meningkat pada prospek," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id