Data Ekonomi Mengecewakan, Dolar AS Tergelincir

    Antara - 19 Februari 2021 09:02 WIB
    Data Ekonomi Mengecewakan, Dolar AS Tergelincir
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    New York: Dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). USD mengakhiri kenaikan dua hari beruntun saat harapan pemulihan ekonomi yang cepat dari krisis kesehatan global diredam oleh data pasar tenaga kerja yang mengecewakan.

    “Sulit untuk merujuk apa yang menarik dolar lebih rendah hari ini. Tapi sejak awal tahun ini, sekitar putaran kedua Georgia (pemilihan senatorial), kinerja ekuitas AS relatif telah berkorelasi positif dengan dolar,” kata Analis Mata Uang Senior TD Securities Mazen Issa, dilansir dari Antara, Jumat, 19 Desember 2021.






    Bitcoin mundur dari rekor tertinggi USD52.640 yang dicapai dalam semalam. Mata uang kripto telah melonjak sekitar 79 persen sepanjang tahun ini karena minat institusional mendapatkan momentum, mendorong beberapa analis untuk memperingatkan bahwa reli bisa tidak berkelanjutan.

    Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua dalam hal volume dan kapitalisasi pasar, mencapai rekor tertinggi USD1.939, melonjak hampir 1.400 persen sepanjang tahun ini.

    Minggu lalu, Chicago Mercantile Exchange meluncurkan ether berjangka, mata uang digital atau token yang memfasilitasi transaksi di blockchain ethereum. Ether berjangka terakhir naik 4,00 persen pada USD1.925,30.

    "Untuk saat ini, ini adalah perdagangan spekulatif, tapi pasti ada tempat untuk itu dalam perekonomian besok. Ini tidak akan hilang tetapi ada banyak spekulasi yang terjadi, dan aspek FOMO (Fear Of Missing Out), adalah komponen utama," tambah Issa.

    Kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan mengurangi antusiasme atas data positif minggu ini, sehari setelah risalah dari pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve (Fed) AS menunjukkan bank sentral bertekad untuk terus mendukung pemulihan ekonomi.

    Indeks dolar turun 0,33 persen menjadi 90,601 setelah dua hari berturut-turut naik. Euro naik 0,38 persen menjadi 1,2086 dolar setelah meluncur 0,5 persen semalam, terbesar dalam dua minggu. Yen menguat terhadap greenback dan terakhir hampir datar di 105,685, tetapi masih di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.

    Poundstterling naik 0,77 persen terhadap dolar dan terakhir di posisi USD1,397, dan mencapai tertinggi terhadap euro pada 86,525 pence. Poundsterling adalah mata uang G10 dengan kinerja terbaik terhadap dolar tahun ini.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id