Bursa Saham Inggris Rebound

    Antara - 29 Juli 2020 08:25 WIB
    Bursa Saham Inggris <i>Rebound</i>
    Foto: AFP.
    London: Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), rebound dari kerugian dua hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London naik 0,40 persen atau 24,38 poin menjadi 6.129,26.

    Mengutip Antara, Rabu, 29 Juli 2020, indeks FTSE 100 kehilangan 0,31 persen atau 18,94 poin menjadi 6.104,88 pada Senin, 27 Juli, setelah jatuh 1,41 persen menjadi 6.123,82 pada Jumat, 24 Juli. Kemudian menyusul kenaikan tipis 0,07 persen atau 4,34 poin menjadi 6.211,44 pada Kamis, 23 Juli.

    Saham Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, melambung 6,05 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

    Diikuti oleh saham kelompok perusahaan pengembang properti Berkeley Group Holdings yang melonjak sebesar 4,99 persen, serta perusahaan pengembangan properti residensial terbesar Inggris Barratt Developments terangkat 4,68 persen.

    Sementara itu, saham GVC Holdings, kelompok perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional Inggris, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,27 persen.

    Disusul oleh kelompok bisnis bahan bangunan internasional terdiversifikasi CRH yang turun 1,90 persen, serta kelompok perusahaan teknik industri multi-nasional Spirax-Sarco Engineering turun 1,82 persen.

    Di sisi lain, indeks utama Wall Street terlihat tumbang pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi karena para investor mencerna laporan laba yang mengecewakan dan mengamati perdebatan mengenai paket bantuan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait pandemi covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 205,49 poin atau 0,77 persen menjadi 26.379,28. Sedangkan S&P 500 turun 20,97 poin atau 0,65 persen menjadi 3.218,44. Indeks Komposit Nasdaq turun 134,18 poin atau 1,27 persen ke 10.402,09.

    Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah. Sektor material turun 2,18 persen, menjadi penghambat indeks. Sedangkan sektor real estat naik 2,05 persen, mengungguli yang lain. Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 mengakhiri hari dengan catatan suram.

    Di sisi pendapatan, saham 3M turun 4,85 persen karena pendapatan dan laba yang lebih rendah dari yang diperkirakan untuk kuartal kedua. Raksasa makanan cepat saji AS, McDonald juga melaporkan laba kuartal kedua yang meleset dari ekspektasi. Sahamnya ditutup turun 2,49 persen.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id