Harga Minyak Dunia Menyusut

    Angga Bratadharma - 15 September 2020 08:01 WIB
    Harga Minyak Dunia Menyusut
    Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO
    New York: Harga minyak dunia turun pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena investor bergulat dengan kekhawatiran lanjutan atas prospek permintaan yang lemah, yang salah satunya disebabkan pandemi covid-19.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 15 September 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun tujuh sen menjadi USD37,26 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun 22 sen menjadi USD39,61 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Pergerakan juga terjadi setelah OPEC menurunkan perkiraan permintaan minyak mentah global. Dalam laporan bulanan yang diawasi ketat, OPEC mengatakan, di 2020 kontraksi permintaan minyak global direvisi turun lebih lanjut sebesar 0,4 juta barel per hari, sekarang menyusut sebesar 9,5 juta barel per hari, menjadi rata-rata 90,2 juta barel per hari.

    Di sisi lain, bursa saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan dapat terjadi lantaran didorong oleh kebangkitan kembali pada saham-saham teknologi.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 327,69 poin atau 1,18 persen menjadi 27.993,33. Kemudian S&P 500 naik 42,57 poin atau 1,27 persen menjadi 3.383,54. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq menguat 203,11 poin atau 1,87 persen menjadi 11.056,65.

    Saham Tesla melonjak 12,58 persen, memberikan kontribusi ke pasar. Saham Tesla masih turun lebih dari 15 persen dalam sebulan pada penutupan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Saham Apple melonjak tiga persen. Saham pembuat iPhone mencatat 10,6 persen dari kerugian bulanan.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan real estat dan teknologi masing-masing naik 2,16 persen dan 2,07 persen, memimpin kenaikan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan lebih tinggi, dengan semua 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Pergerakan tersebut mengikuti minggu yang bergejolak di Wall Street yang melihat Nasdaq membukukan minggu terburuk sejak Maret karena investor keluar dari sektor teknologi. Untuk pekan yang berakhir Jumat, Dow turun 1,7 persen, S&P 500 turun 2,5 persen, dan Nasdaq merosot 4,1 persen.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id