Inggris Siap Menghadapi Brexit Tanpa Kesepakatan dengan UE

    Arif Wicaksono - 18 Oktober 2020 17:56 WIB
    Inggris Siap Menghadapi Brexit Tanpa Kesepakatan dengan UE
    Brexit. Foto ; AFP.
    London: Michael Gove, menteri yang menangani masalah Brexit untuk Inggris, mengatakan bahwa Inggris semakin siap untuk Brexit tanpa kesepakatan bahkan ketika pelaku bisnis mendesak Inggris dan Uni Eropa untuk menemukan kompromi.

    Penutupan tanpa kesepakatan yang penuh gejolak untuk krisis Brexit lima tahun di Inggris akan menabur kekacauan melalui rantai pasokan yang rumit yang membentang di seluruh Inggris, UE, dan sekitarnya, sama seperti pukulan ekonomi dari pandemi covid-19 yang memburuk.

    "Itu bukan tujuan pilihan saya," kata Gove dalam sebuah opini di koran Sunday Times dikutip dari Channel News Asia, Minggu, 18 Oktober 2020.

    "Tetapi jika pilihannya adalah antara pengaturan yang mengikat tangan kita tanpa batas, atau di mana kita dapat membentuk masa depan kita sendiri, maka itu bukanlah pilihan sama sekali," jelas dia.  

    Gove sebelumnya mengatakan bahwa meskipun pemerintah Inggris menginginkan kesepakatan dengan Brussel, itu tidak akan "disandera".

    "Ini akan membutuhkan perubahan mendasar dalam sikap, kebijakan dan politik dari UE untuk mengembalikan semuanya ke jalurnya," tulis Gove di Sunday Times.

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris harus bersiap-siap untuk kesepakatan dengan Uni Eropa berdasarkan prinsip-prinsip sederhana perdagangan bebas global.

    Sementara itu, pihak UE menyampaikan ultimatum bahwa mereka mengatakan prihatin dengan kurangnya kemajuan dan meminta London untuk menyerah pada poin-poin penting atau melihat putusnya hubungan dengan blok dari 1 Januari setelah berakhirnya masa transisi Brexit.

    Lebih dari 70 kelompok bisnis Inggris yang mewakili lebih dari tujuh juta pekerja melakukan upaya terakhir untuk membujuk politisi agar kembali ke meja perundingan minggu depan dan mencapai kesepakatan Brexit.

    Kelompok tersebut terdiri dari Confederation of British Industry, TheCityUK dan techUK hingga National Farmers Union, British Retail Consortium dan Society of Motor Manufacturers and Traders.

    "Dengan kompromi dan keuletan, kesepakatan dapat dilakukan. Pelaku bisnis meminta para pemimpin di kedua sisi untuk menemukan jalan terang," kata kelompok bisnis dalam pernyataan bersama mereka pada Minggu.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id