comscore

Kargo Minyak Mentah Rusia di Tengah Laut Naik ke Rekor Tertinggi

Antara - 24 Mei 2022 17:56 WIB
Kargo Minyak Mentah Rusia di Tengah Laut Naik ke Rekor Tertinggi
Ilustrasi Rusia. Foto : AFP.
Houston: Sekitar 62 juta barel minyak mentah ural andalan Rusia, saat ini berada di kapal di tengah laut. Hal tersebut terungkap dalam data dari perusahaan analisis energi Vortexa yang menunjukkan para pedagang berjuang untuk menemukan pembeli bagi minyak mentah mereka.

Amerika Serikat dan negara-negara lain telah melarang impor minyak mentah dan produk minyak dari Rusia sehubungan invasinya ke Ukraina. Sementara lainnya menghindari memperoleh kargo karena takut akan sanksi di masa depan. Komisi Eropa sedang mempertimbangkan embargo minyak Rusia.
Volume minyak mentah ural di atas laut tiga kali lipat rata-rata sebelum perang, kata Vortexa, bahkan ketika ekspor minyak Rusia yang berlayar di laut turun menjadi 6,7 juta barel per hari (bph) sejauh bulan ini, turun sekitar 15 persen dari 7,9 juta barel per hari pada Februari.

"Angka utama, menunjukkan ekspor Rusia masih relatif kuat," kata Ahli Strategi Energi di Houston Clay Seigle, dikutip dari Antara, Selasa, 24 Mei 2022.

"Minyak Rusia di laut terus menumpuk," jelas dia.

Jumlah kargo ural di laut tanpa tujuan yang ditetapkan adalah 15 persen dari total, juga masuk ke level tertinggi baru. Dia mengatakan, beberapa minyak bisa dalam perjalanan ke pembeli yang dirahasiakan, sementara yang lain bisa menjadi kargo yang tidak terjual.

Sebagian besar barel minyak mentah Rusia telah menuju ke Asia, terutama India dan Tiongkok, sementara volume ke Eropa juga meningkat menjelang larangan.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id