Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Stok AS Surut

    Angga Bratadharma - 26 November 2020 08:02 WIB
    Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Stok AS Surut
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Harga minyak dunia melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah data menunjukkan penurunan tak terduga dalam stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu. Sedangkan berita vaksin covid-19 masih memberikan sentimen positif bagi pasar minyak.

    Mengutip Xinhua, Kamis, 26 November 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik 80 sen menjadi USD45,71 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari naik 75 sen menjadi USD48,61 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 0,8 juta barel selama pekan yang berakhir 20 November. Analis yang disurvei memperkirakan publikasi EIA akan menunjukkan kenaikan 127 ribu barel dalam stok minyak mentah AS minggu lalu.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pasar saham mulai mengambil nafas setelah rekor penguatan di sesi sebelumnya. Berita positif tentang kandidat vaksin covid-19 masih menjadi sentimen bagi bursa Wall Street.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 173,77 poin atau 0,58 persen menjadi 29.872,47. Indeks S&P 500 turun 5,76 poin atau 0,16 persen menjadi 3.629,65. Sementara indeks komposit Nasdaq naik 57,62 poin atau 0,48 persen menjadi 12.094,40.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor energi melemah 2,42 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor konsumen naik 0,58 persen, menjadi grup dengan kinerja terbaik. Volume perdagangan relatif tipis di sesi terakhir menjelang liburan Thanksgiving. Investor meneliti banyak data ekonomi.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan tujuh dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

    Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat telah melaporkan total lebih dari 12,7 juta kasus covid-19 dengan jumlah kematian akibat penyakit tersebut melebihi 261 ribu pada Rabu sore. Pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), bursa saham AS mencapai tonggak sejarah dengan Dow menguat lebih dari 400 poin dan ditutup di atas 30 ribu.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id