comscore

Emas Dunia Digerus Rencana The Fed yang Agresif Naikkan Suku Bunga

Antara - 26 April 2022 06:36 WIB
Emas Dunia Digerus Rencana The Fed yang Agresif Naikkan Suku Bunga
Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
Chicago: Harga emas dunia jatuh pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB). Hal itu karena dolar AS menguat untuk sesi ketiga berturut-turut di tengah ekspektasi Federal Reserve mengadopsi kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan kebijakan Mei.

Mengutip Antara, Selasa, 26 April 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD38,30 atau 1,98 persen, menjadi USD1.896,00 per ons. Minggu lalu, emas berjangka jatuh 2,0 persen, penurunan tak terduga setelah melonjak ke level tertinggi enam minggu di USD2.003 pada Senin, 18 April.
Pada 18 April, emas untuk pengiriman Juni mencapai level tertinggi enam minggu di USD2.003 per ons di tengah kekhawatiran bahwa Amerika Serikat (AS) dapat mengalami resesi dari tindakan agresif Fed untuk mengendalikan inflasi.

Para analis pasar percaya penurunan emas baru-baru ini dapat dikaitkan dengan daya tarik aset safe-haven lainnya -penguatan dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun yang meningkat- karena emas adalah aset tanpa bunga. Kenaikan suku bunga oleh The Fed telah dijamin pada Mei dan Juni dan sangat mungkin terjadi pada Juli, ini mendukung dolar AS.

Serangkaian pembicara Fed telah menenangkan beberapa kekhawatiran pasar selama seminggu terakhir bahwa ekonomi dapat berubah negatif dari upaya bank sentral untuk membatasi tekanan harga yang tumbuh pada laju tercepat mereka dalam 40 tahun.

Sementara kekhawatiran akan hard landing bagi perekonomian belum sepenuhnya hilang, optimisme, terutama terhadap pasar tenaga kerja yang luar biasa, telah menghasilkan beberapa pesimisme. Itu telah mengirim dolar –penerima manfaat utama dari kenaikan suku bunga– lebih tinggi, membuat emas dan aset safe-haven lainnya menderita.

Pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap mata uang rival utamanya, mencapai level tertinggi 25-bulan di 101,745. Imbal hasil obligasi AS, yang sering berjalan berdampingan dengan dolar, akhir-akhir ini telah terlepas dari greenback.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun sebanyak 58,9 sen atau 2,43 persen menjadi ditutup pada USD23,67 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli merosot sebanyak USD22,4 atau 2,42 persen menjadi ditutup pada USD905 per ons.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id