Biden Luncurkan Rencana Paket Infrastruktur AS Senilai USD2 Triliun

    Angga Bratadharma - 02 April 2021 11:01 WIB
    Biden Luncurkan Rencana Paket Infrastruktur AS Senilai USD2 Triliun
    Presiden Amerika Serikat Joe Biden. FOTO: AFP



    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meluncurkan rencana infrastruktur senilai USD2 triliun. Paket tersebut ditujukan untuk memodernisasi jaringan transportasi yang hancur, menciptakan jutaan pekerjaan, dan memberikan investasi 'sekali dalam satu generasi' yang memungkinkan AS menjadi yang terbaik bagi Tiongkok di panggung ekonomi global.

    Tahap pertama dari program 'Build Back Better' Biden, yang ia kemukakan dalam pidatonya di Pittsburgh, merinci investasi besar-besaran yang tersebar selama delapan tahun. Dalam hal ini, Biden menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai inti dari agenda ekonomi Presiden.






    Setidaknya pembangunan infrastruktur diperlukan suntikan USD620 miliar untuk transportasi, termasuk peningkatan jalan sepanjang 32 ribu km, perbaikan ribuan jembatan, dan penggandaan dana untuk transportasi umum.

    "Hari ini saya mengusulkan sebuah rencana untuk bangsa yang menghargai pekerjaan, bukan hanya menghargai kekayaan. Membangun ekonomi yang adil yang memberi setiap orang kesempatan untuk sukses. Itu akan menciptakan ekonomi yang paling kuat, paling tangguh, dan inovatif di dunia," Kata Biden, dilansir dari CNBC International, Jumat, 2 April 2021.

    "Ini adalah investasi sekali dalam satu generasi di Amerika, tidak seperti apapun yang telah kami lihat atau lakukan sejak kami membangun sistem jalan raya antarnegara bagian dan perlombaan antariksa beberapa dekade lalu," tambahnya.

    Sebagian biaya akan ditutup dengan menaikkan pajak perusahaan dari 21 persen menjadi 28 persen. Serangan pengeluaran baru terjadi segera setelah Amerika Serikat meloloskan rencana stimulus ekonomi covid-19 hampir USD2 triliun.

    Pidato Biden menembakkan senjata awal pada apa yang diperkirakan menjadi pertempuran pahit di Kongres, di mana Demokrat hanya memegang mayoritas tipis dan akan menghadapi oposisi kuat dari Partai Republik.

    Presiden menggambarkan cetak biru itu sebagai investasi pekerjaan Amerika terbesar sejak Perang Dunia II, yang akan memperkuat posisi AS di puncak ekonomi global.

    "Ini akan menciptakan jutaan pekerjaan, pekerjaan dengan gaji yang baik. Ini akan menumbuhkan ekonomi, membuat kita lebih kompetitif di seluruh dunia, mempromosikan kepentingan keamanan nasional kita dan menempatkan kita pada posisi untuk memenangkan persaingan global dengan Tiongkok di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id