Negara G20 Dorong Distribusi Vaksin Covid-19 Merata di Seluruh Dunia

    Angga Bratadharma - 24 November 2020 10:01 WIB
    Negara G20 Dorong Distribusi Vaksin Covid-19 Merata di Seluruh Dunia
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Riyadh: Para pemimpin 20 negara ekonomi terbesar dunia (G20) berjanji untuk mengatasi resesi global yang disebabkan oleh virus korona. Negara G20 juga berjanji mencari lebih banyak sumber daya untuk mengatasi kebutuhan pembiayaan guna mendukung penelitian, pengembangan, produksi, dan distribusi vaksin.

    "Kami berkomitmen untuk memimpin dunia dalam membentuk era usai covid-19 yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif,” kata para pemimpin G20 dalam sebuah dokumen yang dirilis, seperti dikutip dari CNBC, Selasa, 24 November 2020.

    Pandemi covid-19 dan dampaknya belum pernah terjadi sebelumnya. Dampak dari virus mematikan di antaranya hilangnya nyawa, gangguan terhadap mata pencaharian, dan tertekannya ekonomi dunia. Kondisi itu memicu kerentanan dan tantangan sehingga perlu diantisipasi sebaik mungkin.

    Negara G20 berjanji berusaha keras untuk melindungi kehidupan, memberikan dukungan dengan fokus pada yang paling rentan, mengembalikan ekonomi ke jalur yang baik untuk memulihkan pertumbuhan, dan melindungi serta menciptakan lapangan kerja untuk semua orang.

    Kemudian, G20 juga berjanji untuk memobilisasi lebih banyak sumber daya untuk mengatasi kebutuhan pembiayaan guna mendukung penelitian, pengembangan, produksi, distribusi diagnostik, terapi, dan vaksin covid-19 yang aman dan efektif. Hal itu penting agar vaksin covid-19 lebih optimal.

    "Jika satu negara menderita, kita semua akan menderita. Setiap pemimpin mendukung inisiatif G20 guna memastikan bahwa kami menyediakan sumber daya yang cukup untuk memastikan bahwa vaksin dan terapi tersedia bagi semua orang," kata Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed Al-Jadaan.

    Para pemimpin G20 mengaku pemulihan ekonomi tidak merata dan sangat tidak pasti. Para pemimpin G20 memperingatkan wabah virus korona di beberapa negara menimbulkan tantangan yang signifikan. Perlu upaya keras agar efek negatif akibat pandemi tersebut tidak kian dalam.

    Lebih lanjut, G20 juga membuat kemajuan dalam penangguhan utang, dengan para pemimpin berkomitmen untuk menerapkan Debt Service Suspension Initiative (DSSI) dan memperpanjangnya hingga Juni 2021. Program ini memungkinkan negara yang memenuhi syarat untuk menangguhkan pembayaran pembayaran utang bilateral secara resmi.

    Sejauh ini, G20 telah mengizinkan USD14 miliar dalam bentuk keringanan utang untuk negara-negara berkembang dan memungkinkan mereka mengalokasikan lebih banyak uang guna merespons dampak virus korona. "Ini adalah terobosan besar," pungkas Al Jadaan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id