Sinyal Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Terbang

    Antara - 15 April 2021 08:08 WIB
    Sinyal Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Terbang
    Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO



    New York: Harga minyak dunia melonjak hampir lima persen pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah adanya laporan dari Badan Energi Internasional (IEA). Kemudian data persediaan AS meningkatkan optimisme tentang kembalinya permintaan setelah penguncian virus korona tahun lalu menghancurkan konsumsi bahan bakar.

    Mengutip Antara, Kamis, 15 April 2021, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni terangkat USD2,91 atau 4,6 persen, menjadi USD66,58 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berakhir USD2,97 atau 4,9 persen lebih tinggi, menjadi USD63,15 per barel.






    Persediaan minyak mentah AS turun 5,9 juta barel pekan lalu, kata Badan Informasi Energi (EIA), melebihi perkiraan analis untuk penurunan 2,9 juta barel. Stok minyak mentah di East Coast Amerika Serikat mencapai rekor terendah.

    Pasokan bensin pada minggu terakhir, menunjukkan konsumsi bahan bakar AS, naik menjadi 8,9 juta barel per hari, tertinggi sejak Agustus, laporan EIA menunjukkan. Stok bensin naik tipis 309 ribu barel, lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 786 ribu barel. Persediaan distilasi turun 2,1 juta barel dalam seminggu yang sama, ketimbang ekspektasi kenaikan 971 ribu barel.

    "Secara keseluruhan, itu adalah laporan yang sangat mendukung. Tampaknya kami benar-benar mendapatkan pengembalian ke beberapa jumlah permintaan yang lebih solid dan itu akan membuat kami terus maju," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

    Di awal sesi, harga minyak naik karena laporan dari Badan Energi Internasional memperkirakan permintaan dan pasokan minyak global akan seimbang kembali pada paruh kedua tahun ini. Lembagai itu menambahkan bahwa produsen mungkin perlu memompa tambahan dua juta barel per hari untuk memenuhi permintaan yang diharapkan.

    “Laporan IEA tersebut adalah salah satu laporan terbaik yang kami lihat dari publikasi mereka beberapa waktu lalu dalam hal optimis tentang berlanjutnya peningkatan permintaan,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital di New York.

    Demikian pula, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Selasa waktu setempat menaikkan perkiraan permintaan globalnya sebesar 70 ribu barel per hari dari perkiraan bulan lalu, dan sekarang memperkirakan permintaan global akan meningkat sebesar 5,95 juta barel per hari pada 2021.

    Tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat di Tiongkok dan Amerika Serikat telah mendukung kenaikan harga baru-baru ini, tetapi peluncuran vaksin yang terhenti di seluruh dunia dan melonjaknya kasus covid-19 di India dan Brasil telah memperlambat kemajuan pasar.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id