Taiwan akan Bergabung dengan Pakta Perdagangan Trans-Pasifik

    Arif Wicaksono - 14 Desember 2020 12:44 WIB
    Taiwan akan Bergabung dengan Pakta Perdagangan Trans-Pasifik
    Taiwan. Foto : AFP/Sam Yeb.



    Taipei: Taiwan akan bergabung dengan versi baru Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) setelah menyelesaikan konsultasi informal dengan 11 anggotanya.

    Dikutip dari Xinhua, Senin 14 Desember 2020, sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), banyak negara waspada dalam menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Taiwan karena takut akan keberatan dari Tiongkok, yang mengklaim pulau demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri, dan Taiwan telah mengupayakan akses yang lebih besar ke kesepakatan multilateral.




    Perusahaan teknologi Taiwan telah berupaya untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif 11 negara untuk CPTPP yang ditandatangani pada 2018.

    Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan bahwa sesuai dengan proses CPTPP, pelamar anggota baru harus menyelesaikan pembicaraan informal dengan anggota yang ada terlebih dahulu dan mencapai konsensus sebelum melamar.

    Pembicaraan itu sedang berlangsung, dan negara-negara anggota sudah memahami dengan jelas tekad dan langkah untuk mencari keanggotaan.

    "Setelah konsultasi informal dengan semua negara anggota selesai, kami akan secara resmi mengajukan permohonan keanggotaan sesuai dengan prosedur," tutur pihak Kemenlu Taiwan.

    Perjanjian awal yang beranggotakan 12 orang, yang dikenal sebagai Trans-Pacific Partnership (TPP), dilanggar pada awal 2017 ketika Presiden AS Donald Trump mundur.

    Itu diganti namanya menjadi Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik dan menghubungkan Kanada, Australia, Brunei, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

    Salah satu masalah potensial bagi Taiwan adalah aplikasi paralel untuk keanggotaan dari Tiongkok. Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan bulan lalu negaranya akan "secara aktif mempertimbangkan" untuk mendaftar ke CPTPP.

    Komentar Xi datang kurang dari seminggu setelah Tiongkok dan 14 ekonomi Asia-Pasifik lainnya menandatangani Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) di Hanoi untuk membentuk blok perdagangan bebas terbesar di dunia dan Taiwan bukan anggota grup itu.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id