Emas Dunia Kinclong

    Angga Bratadharma - 09 September 2020 07:29 WIB
    Emas Dunia Kinclong
    Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Emas mampu pamer kemilaunya karena pasar saham Amerika Serikat (AS) dilanda tekanan akibat saham teknologi yang terus melemah.

    Mengutip Xinhua, Rabu, 9 September 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD8,9 atau 0,46 persen menjadi USD1.943,2 per ons. Saham AS anjlok karena kekhawatiran geopolitik, mendorong emas naik. Indeks dolar AS naik, mencegah emas naik lebih lanjut.

    Sebuah laporan yang dirilis oleh National Federation of Independent Business menunjukkan bahwa indeks optimisme usaha kecil meningkat menjadi 100,2 pada Agustus, lebih baik dari ekspektasi. Analis pasar mengatakan data menunjukkan lebih banyak bisnis kecil berencana untuk menciptakan lapangan kerja baru.

    Adapun perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 27,9 sen atau 1,04 persen menjadi USD26,991 per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD12,1 atau 1,35 persen menjadi USD910,3 per ounce.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor terus keluar dari sektor teknologi. Ketidakpastian ekonomi di AS masih tinggi seiring dengan terus melonjaknya kasus infeksi covid-19 menjadi salah satu faktornya.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 632,42 poin atau 2,25 persen menjadi 27.500,89. Sedangkan S&P 500 merosot 95,12 poin atau 2,78 persen menjadi 3.331,84. Indeks Komposit Nasdaq merosot 465,44 poin atau 4,11 persen menjadi 10.847,69.

    Saham raksasa teknologi AS, atau yang disebut grup FAANG yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup turun secara signifikan. Saham Tesla merosot lebih dari 21 persen, membebani Nasdaq. Indeks teknologi berat mundur 10 persen selama tiga sesi terakhir.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor teknologi turun 4,59 persen, memimpin kerugian. Sedangkan perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan lebih rendah, dengan semua 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id