Trump Pertimbangkan Blokir Impor Kapas dari Tiongkok

    Arif Wicaksono - 08 September 2020 14:51 WIB
    Trump Pertimbangkan Blokir Impor Kapas dari Tiongkok
    Tiongkok. Foto : AFP.
    New York: Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan larangan pada beberapa atau semua produk yang dibuat dengan kapas dari wilayah Xinjiang di Tiongkok atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

    Dikutip dari Xinhua, Selasa, 8 September 2020, pelarangan potensial, yang dapat diumumkan secepatnya, muncul di tengah laporan penggunaan kerja paksa pada minoritas Muslim di Xinjiang.

    Namun masih tidak jelas apakah itu akan mencakup produk yang mengandung kapas dari Xinjiang yang dikirim dari negara lain. Tetapi wilayah tersebut digunakan oleh merek pakaian global utama sebagai sumber kapas dan tekstil lainnya.

    Tindakan tersebut akan dikeluarkan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Gedung Putih dan Departemen Keamanan Dalam Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    Anggota parlemen AS telah mengusulkan undang-undang pada Maret yang bertujuan mencegah barang-barang yang dibuat dari kerja paksa di wilayah Xinjiang ke  Amerika Serikat.

    Xinjiang, wilayah penghasil kapas utama, adalah wilayah otonom di barat laut Tiongkok yang merupakan rumah bagi minoritas Muslim Uighur. 

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id