Harga Minyak Dunia Menguat

    Antara - 13 Agustus 2020 08:16 WIB
    Harga Minyak Dunia Menguat
    Ilustrasi. AFP PHOTO/Jonathan NACKSTRAND
    New York: Harga minyak mentah global terangkat lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah data pemerintah menunjukkan persediaan minyak Amerika Serikat secara keseluruhan turun. Kondisi itu memperkuat harapan bahwa permintaan bahan bakar di ekonomi terbesar dunia itu meningkat.

    Mengutip Antara, Kamis, 13 Agustus 2020, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober ditutup naik 93 sen atau 2,1 persen menjadi USD45,43 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman September berakhir USD1,06 atau 2,6 persen lebih tinggi pada USD42,67 per barel, tertinggi untuk kontrak bulan depan sejak 5 Maret.

    Persediaan minyak mentah, bensin, dan sulingan AS turun minggu lalu, karena penyulingan meningkatkan produksi dan permintaan meningkat, kutip sebuah laporan pemerintah. Data dari Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan permintaan bahan bakar AS naik menjadi 19,37 juta barel per hari pekan lalu, tertinggi sejak Maret.

    "Kami melihat permintaan bangkit kembali. Pasar semakin ketat lebih cepat dari yang diperkirakan orang," kata Analis Energi Senior Price Futures Group Phil Flynn.

    Persediaan minyak mentah turun 4,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 2,9 juta barel. Produksi minyak mentah turun menjadi 10,7 juta barel per hari dari 11 juta barel per hari dalam seminggu, menurut laporan itu.

    "Statistik yang paling mengejutkan adalah penurunan produksi minyak sebesar 300 ribu barel per hari pada saat yang sama ketika kami mendengar para produsen berbicara tentang pemulihan produksi. Itu akan memberi lebih banyak dukungan pada harga minyak mentah untuk keseimbangan tahun ini," kata Presiden Lipow Oil Associates Andrew Lipow, di Houston.

    Revisi turun EIA untuk perkiraan produksi minyak utama AS tahun ini juga memberikan dukungan pada harga. Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 990 ribu barel per hari tahun ini menjadi 11,26 juta barel per hari. Angka ini lebih curam dari penurunan 600 ribu barel per hari yang diperkirakan bulan lalu.

    Permintaan minyak dunia akan turun 9,06 juta barel per hari tahun ini, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan dalam sebuah laporan bulanan, lebih dari penurunan 8,95 juta barel per hari yang diperkirakan sebulan lalu.

    Namun, ketidakpastian yang berkembang atas kebuntuan di Washington dalam pembicaraan untuk paket stimulus guna mendukung pemulihan dari dampak terdalam pandemi dapat menekan harga. Di India, konsumsi bahan bakar olahan turun menjadi 15,68 juta ton pada Juli, jatuh 11,7 persen secara tahun-ke-tahun dan 3,5 persen di bawah level Juni.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id