Minyak Dunia Melonjak di Tengah Peningkatan Stok AS

    Antara - 22 Juli 2021 08:01 WIB
    Minyak Dunia Melonjak di Tengah Peningkatan Stok AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    New York: Harga minyak dunia melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Minyak mentah memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, meskipun setelah data menunjukkan terjadi kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).

    Mengutip Antara, Kamis, 22 Juli 2021, harga mnyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September bertambah sebanyak USD3,10 atau 4,6 persen, menjadi USD70,30 per barel di New York Mercantile Exchange.

     



    Sementara itu harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September terangkat USD2,88 atau hampir 4,2 persen, menjadi USD72,23 per barel di London ICE Futures Exchange.

    Persediaan minyak mentah AS meningkat 2,1 juta barel selama pekan yang berakhir 16 Juli, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan pada Rabu, 21 Juli. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 6,7 juta barel dalam pasokan minyak mentah AS.

    Laporan EIA juga menunjukkan stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman minyak utama AS, turun 1,4 juta barel dalam minggu terakhir. Di sisi lain, total persediaan bensin berkurang 0,1 juta barel pada pekan lalu dan persediaan bahan bakar sulingan turun 1,3 persen, menurut EIA.

    Pelaku pasar terus mencerna kesepakatan produsen-produsen minyak utama tentang produksi. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada Minggu, 18 Juli, sepakat untuk meningkatkan pasokan sebesar 400 ribu barel per hari mulai Agustus hingga Desember.

    Minyak dilanda aksi jual pada Senin, 19 Juli, didorong oleh kekhawatiran kehancuran permintaan di tengah meningkatnya kasus covid-19, mendorong minyak sekitar 7,0 persen lebih rendah dan memukul aset-aset berisiko lainnya.

    Pasar skeptis bahwa kenaikan harga akan berlangsung lama. "Sulit untuk melihat harga kembali pulih kecuali kegelisahan virus dikendalikan kembali. Pasar jelas gelisah tentang prospek permintaan," kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id