comscore

Bos IMF Sangkal Tuduhan Manipulasi Laporan Bank Dunia tentang Peringkat Tiongkok

Angga Bratadharma - 19 September 2021 11:01 WIB
Bos IMF Sangkal Tuduhan Manipulasi Laporan Bank Dunia tentang Peringkat Tiongkok
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. FOTO: Xinhua
Washington: Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva membantah tuduhan bahwa dia menekan staf Bank Dunia untuk mengubah data guna mendukung Tiongkok selama menjabat sebagai CEO Bank Dunia. Bantahan itu dilontarkan ketika Dewan Eksekutif IMF meluncurkan tinjauan resmi tentang masalah tersebut.

Georgieva menggunakan pertemuan yang dijadwalkan sebelumnya dengan 2.700 staf IMF untuk membahas temuan-temuan yang terkandung dalam laporan independen yang dikeluarkan tentang penyimpangan data dalam peringkat Doing Business oleh Bank Dunia.
"Biarkan saya menjelaskannya secara sederhana kepada Anda. Tidak benar. Baik dalam kasus ini, maupun sebelum atau sesudahnya, saya telah menekan staf untuk memanipulasi data (Tiongkok)," kata Georgieva, dilansir dari Channel News Asia, Minggu, 19 September 2021.

Ia mengaku tidak setuju dengan temuan laporan, yang disajikan oleh firma hukum WilmerHale atas permintaan Komite Etik Bank Dunia. Laporan tersebut menemukan bahwa Georgieva dan pejabat senior Bank Dunia lainnya menerapkan tekanan yang tidak semestinya pada staf untuk meningkatkan peringkat Tiongkok dalam hal iklim bisnis.

Georgieva mengatakan kepada staf IMF bahwa dia sangat menghargai data, analisis, dan tidak menekan staf untuk mengubahnya. Sedangkan WilmerHale mengatakan sedang mengerjakan laporan kedua yang akan membahas potensi kesalahan anggota staf sehubungan dengan penyimpangan data.

"Komite Etik Dewan Eksekutif IMF sedang meninjau laporan tersebut," kata Juru Bicara IMF Gerry Rice.

Sementara Georgieva memberi pengarahan kepada dewan tentang tuduhan Bank Dunia. "Sebagai bagian dari prosedur reguler dalam masalah seperti itu, komite etik akan melapor ke dewan," kata Rice, tetapi dirinya tidak memberikan jadwal untuk kesimpulan apapun.

Bank Dunia, pemberi pinjaman multilateral yang berbasis di Washington, sedang mencari dukungan Tiongkok untuk peningkatan modal yang besar pada saat itu -upaya yang diawasi oleh Georgieva yang saat itu menjabat sebagai CEO dan Presiden Bank Dunia dijabat oleh Jim Yong Kim.

Georgieva telah memimpin IMF dan sekitar 2.500 stafnya sejak Oktober 2019, memainkan peran kunci dalam respons global terhadap pandemi covid-19 sambil mengamankan dukungan untuk distribusi cadangan moneter IMF senilai USD650 miliar ke 190 negara anggota IMF.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id