Investor Cermati Dampak Lonjakan Covid-19, Dolar AS Tergelincir

    Angga Bratadharma - 28 November 2020 09:01 WIB
    Investor Cermati Dampak Lonjakan Covid-19, Dolar AS Tergelincir
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pelaku pasar terus mengukur implikasi dari melonjaknya infeksi covid-19 di beberapa negara ekonomi utama dunia. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,22 persen menjadi 91,8047.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 28 November 2020, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1957 dari USD1,1915 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3304 dari USD1,3356 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7388 dari USD0,7362.

    Sedangkan dolar AS dibeli 104,03 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 104,24 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9045 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9061 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2984 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3018 dolar Kanada.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan Nasdaq membukukan rekor baru. Penguatan terjadi usai Hari Thanksgiving dan di tengah berita positif tentang vaksin covid-19 yang menjadi harapan agar pandemi bisa segera berakhir.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 37,90 poin atau 0,13 persen, menjadi 29.910,37. S&P 500 naik 8,7 poin atau 0,24 persen menjadi 3.638,35. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 111,44 poin atau 0,92 persen menjadi 12.205,85. Sebelumnya pada hari itu, Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa di 12.236,23.

    Sesi perdagangan pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) berakhir pada pukul 1 siang atau tiga jam lebih awal dari biasanya. Sebanyak lima dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan perawatan kesehatan ditutup naik 0,95 persen. Energi tergelincir 1,25 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan hampir datar, dengan lima dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Pasar saham AS mencetak kinerja solid pada minggu ini karena pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) Dow Jones reli ke level tertinggi baru dan ditutup di atas angka 30 ribu untuk pertama kalinya dalam sejarah. Untuk minggu ini, Dow dan S&P 500 masing-masing naik 2,2 persen dan 2,3 persen. Nasdaq membukukan keuntungan mingguan sebesar tiga persen.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id