Rilis Data Pengangguran Tekan Dolar AS

    Angga Bratadharma - 09 Oktober 2020 09:02 WIB
    Rilis Data Pengangguran Tekan Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) turun tipis di akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena pelaku pasar mencerna data klaim pengangguran yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,04 persen menjadi 93,6040.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 9 Oktober 2020, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1758 dari USD1,1765 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,2933 dari USD1,2910 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7163 dibandingkan dengan USD0,7140.

    Sedangkan dolar AS dibeli 106,01 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 106,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9171 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9172 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3199 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3267 dolar Kanada.

    Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, berada di 840 ribu dalam pekan yang berakhir 3 Oktober, menyusul 849 ribu yang direvisi naik pada pekan sebelumnya.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh keuntungan yang solid di sektor energi. Meski demikian, para investor tetap memperhatikan perkembangan pembahasan stimulus tambahan bantuan covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 122,05 poin atau 0,43 persen menjadi 28.425,51. S&P 500 naik 27,38 poin atau 0,80 persen menjadi 3.446,83. Indeks Komposit Nasdaq naik 56,38 poin atau 0,50 persen menjadi 11.420,98. Semua 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan energi naik 3,78 persen, memimpin kenaikan.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Investor menunggu lebih banyak petunjuk tentang tambahan stimulus AS terkait bantuan covid-19. Presiden AS Donald Trump mendesak Kongres menyetujui dukungan untuk bantuan kepada maskapai penerbangan dan langkah-langkah stimulus lainnya, yang sebelumnya membatalkan pembicaraan mengenai bantuan covid-19 dengan Demokrat hingga setelah pemilihan.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id