Fed Luncurkan Pelonggaran Kuantitatif, Dolar AS Kehilangan Tenaga

    Antara - 25 Maret 2020 10:29 WIB
    Fed Luncurkan Pelonggaran Kuantitatif, Dolar AS Kehilangan Tenaga
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) terus merosot pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi setelah Federal Reserve menawarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif atau Quantitative Easing (QE) yang tak terbatas dan langkah-langkah agresif lainnya untuk menopang pasar di tengah krisis covid-19.

    Mengutip Antara, Rabu, 25 Maret 2020, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melemah 0,42 persen menjadi 102,0339 di akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik jadi USD1,0757 dari USD1,0733 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris menguat menjadi USD1,1748 dari USD1,1528 pada sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,5912 dibandingkan dengan USD0,5792. Dolar AS dibeli 111,46 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 111,50 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9831 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9840 franc Swiss, dan turun menjadi 1,4492 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,4522 dolar Kanada.

    "Tindakan tegas the Fed menunjukkan pengaruhnya, karena meningkatkan paket intervensi dan mengeluarkan artileri berat,'" kata Analis Commerzbank Research Thu Lan Nguyen.

    Bank sentral AS mengumumkan rencana untuk membeli surat berharga dan surat berharga yang didukung hipotek AS tanpa batas guna membantu pasar berfungsi lebih efisien di tengah ketidakpastian virus corona.

    Namun, dolar melepaskan sebagian besar kerugian awal pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) ketika investor menunggu rancangan undang-undang stimulus Senat AS yang dimaksudkan untuk menekan dampak ekonomi dari penyebaran virus korona, dan setelah Presiden AS Donald Trump mendorong pembukaan kembali ekonomi AS pada pertengahan April.

    Partai Demokrat dan Republik mengatakan bahwa mereka hampir mencapai kesepakatan pada paket stimulus ekonomi virus korona senilai USD2 triliun, meningkatkan harapan bahwa Kongres AS yang terpecah dapat segera bertindak mencoba membatasi dampak ekonomi pandemi ini.

    Ada frustrasi yang meningkat di antara beberapa politisi bahwa penutupan kegiatan bisnis untuk menghentikan penyebaran virus, mendorong para analis memprediksi negara akan melihat resesi terburuk sejak depresi hebat.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id