Ketua Fed Ngotot Pertahankan Kebijakan Akomodatif, Ini Alasannya

    Angga Bratadharma - 13 Februari 2021 10:30 WIB
    Ketua Fed <i>Ngotot</i> Pertahankan Kebijakan Akomodatif, Ini Alasannya
    Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell. FOTO: Alex Wong/AFP



    Washington: Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan penting bagi bank sentral Amerika Serikat (AS) untuk mempertahankan sikap kebijakan moneter akomodatif dengan sabar. Hal itu penting untuk mendorong akselerasi pemulihan pasar tenaga kerja di tengah pandemi covid-19 yang belum kunjung usai.

    "Terlepas dari kecepatan pemulihan yang mengejutkan sejak awal, kami masih sangat jauh dari pasar tenaga kerja yang kuat yang manfaatnya dibagikan secara luas," kata Powell, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 13 Februari 2021.






    "Pekerjaan di Januari pada tahun ini hampir 10 juta di bawah level Februari 2020, penurunan yang lebih besar daripada yang terburuk setelah Resesi Hebat," tambahnya.

    Ia mencatat baik pengangguran jangka panjang maupun kehilangan pekerjaan permanen meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Jika menghitung mereka yang telah meninggalkan angkatan kerja sejak Februari lalu sebagai pengangguran, tingkat pengangguran riil mendekati 10 persen pada Januari.

    "Lebih tinggi dari 6,3 persen yang dilaporkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS," kata Powell.

    Ketua Fed menekankan bahwa dalam waktu dekat kebijakan yang menghentikan pandemi secepat mungkin menjadi hal terpenting bagi negara untuk kembali ke pasar tenaga kerja yang kuat. Karenanya dibutuhkan sejumlah kebijakan guna meredam dampak negatif covid-19.

    "Yang juga penting adalah sikap kebijakan moneter yang akomodatif dan sabar yang merangkul pelajaran di masa lalu, terutama tentang pasar tenaga kerja khususnya dan ekonomi secara lebih umum. Inflasi telah jauh lebih rendah dan lebih stabil selama tiga dekade terakhir dibandingkan dengan sebelumnya," kata Powell.

    Roberto Perli, mantan Staf Fed dan sekarang menjabat Kepala Penelitian Kebijakan Global Cornerstone Macro percaya bahwa pernyataan Powell mengisyaratkan bank sentral AS tidak akan terburu-buru untuk keluar dari kebijakan moneter yang akomodatif.

    "Ketakutan atau ekspektasi penghapusan awal akomodasi kebijakan Fed sangat terlihat di pasar dan survei akhir-akhir ini. Kita dapat membaca pidato Powell hari ini sebagai cara untuk melawan godaan seperti itu. Kata-katanya tentang keadaan pasar tenaga kerja sangat kuat dan dovish," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id