Balik Arah, Yuan Gilas Dolar AS

    Antara - 07 Juli 2020 11:31 WIB
    Balik Arah, Yuan Gilas Dolar AS
    Mata uang yuan Tiongkok. Foto: AFP.
    Beijing: Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS) mencatat kurs yuan berbalik naik tajam 353 basis poin menjadi 7,031 terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa. Penguatan terjadi setelah melemah 25 basis poin menjadi 7,0663 sehari sebelumnya.

    Mengutip Antara, Selasa, 7 Juli 2020, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat (USD) tergelincir pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena suasana risk on didorong di tengah data yang lebih baik dari perkiraan, mengurangi selera untuk mata uang safe haven.

    Adapun kondisi risk on menggambarkan pelaku pasar sedang optimistis terhadap prospek kondisi perekonomian yang semakin membaik. Artinya, para pedagang ataupun investor cenderung mengalihkan modalnya ke instrumen finansial yang memberikan imbal hasil tinggi.

    Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,46 persen pada 96,7291. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1314 dari USD1,1244 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2498  dari USD1,2476 pada sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,6975 dibandingkan dengan USD0,6942. Dolar AS membeli 107,28 yen Jepang, lebih rendah dari 107,47 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9413 franc Swiss dari 0,9448 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3541 dolar Kanada dari 1,3553 dolar Kanada.

    Institute for Supply Management (ISM) melaporkan aktivitas ekonomi di sektor non-manufaktur AS tumbuh pada Juni setelah dua bulan berkontraksi berturut-turut. Indeks non-manufaktur ISM tercatat sebesar 57,1 persen, 11,7 poin lebih tinggi dari pembacaan Mei 45,4 persen. Angka itu melampaui perkiraan 51 persen ekonom yang disurvei oleh MarketWatch.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah naiknya kasus covid-19. Penguatan bursa saham Wall Street karena reli saham teknologi utama berkontribusi pada pasar.

    Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 459,67 poin atau 1,78 persen menjadi 26.287,03. Sedangkan S&P 500 naik 49,71 poin atau 1,59 persen menjadi 3.179,72. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 226,02 poin atau 2,21 persen menjadi 10.433,65.

    Saham raksasa teknologi AS, kelompok FAANG yang terdiri dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Dari 11 sektor utama S&P 500, sektor layanan teknologi dan komunikasi masing-masing naik 1,8 persen dan 2,15 persen, menjadi kelompok yang berkinerja terbaik.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id