Rilis Data Ekonomi Gelincirkan Dolar AS

    Angga Bratadharma - 17 Oktober 2020 10:04 WIB
    Rilis Data Ekonomi Gelincirkan Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP/MOHD RASFAN
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) tergelincir pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pelaku pasar mencerna data penjualan ritel yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 93,6809.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 17 Oktober 2020, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1717 dari USD1,1696 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2931 dari USD1,2900 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7086 dari USD0,7091.

    Kemudian dolar AS dibeli 105,39 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,46 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9150 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9151 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3180 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3226 dolar Kanada.

    Sementara itu, penjualan ritel AS naik 1,9 persen pada September, Departemen Perdagangan melaporkan pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2 persen.

    Sebuah laporan University of Michigan menempatkan indeks sentimen konsumen pada pembacaan 81,2 pada awal Oktober, lebih kuat dari pembacaan 80,4 pada September. Namun, Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri turun 0,6 persen pada September, jatuh untuk pertama kalinya dalam lima bulan, mencegah jatuhnya emas.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor meneliti data penjualan ritel bulanan di AS. Di sisi lain, investor masih terus mencermati perkembangan negosiasi stimulus tambahan covid-19 antara Gedung Putih dengan parlemen.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 112,11 poin atau 0,39 persen menjadi 28.606,31. Sedangkan S&P 500 naik 0,47 poin atau 0,01 persen menjadi 3.483,81. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 42,32 poin atau 0,36 persen menjadi 11.671,56.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor utilitas naik 1,08 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor energi merosot 2,3 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id