Indeks Acuan Saham Inggris Lanjutkan Penguatan

    Antara - 09 Januari 2021 10:31 WIB
    Indeks Acuan Saham Inggris Lanjutkan Penguatan
    Ilustrasi. AFP PHOTO/SHAUN CURRY
    London: Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi lagi pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari kelima berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,24 persen atau 16,30 poin menjadi 6.873,26.

    Mengutip Antara, Sabtu, 9 Januari 2021, indeks FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 0,22 persen atau 15,10 poin menjadi 6.856,96 poin pada Kamis, 7 Januari. Setelah melejit 3,47 persen atau 229,61 poin menjadi 6.841,86 pada Rabu, 6 Januari. Serta bertambah dua hari sebelumnya masing-masing 0,61 persen dan 1,72 persen.

    Hargreaves Lansdown, perusahaan jasa keuangan dan investasi Inggris, melesat 5,41 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan. Disusul saham perusahaan pengembang perumahan Inggris Barrat Developments yang naik 4,50 persen, dan perusahaan yang mendistribusikan berbagai macam produk konsumen ritel Ocado Group naik 4,29 persen.

    Di sisi lain, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, menjadi pemain terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 3,45 persen.

    Diikuti oleh perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan multinasional Inggris Rolls-Royce Holdings yang merosot 3,42 persen, serta perusahaan tambang logam mulia Polymetal International jatuh 2,96 persen.

    Sementara itu, Wall Street mencapai level tertinggi baru pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Hal itu terjadi ketika muncul harapan lebih banyak stimulus dari Washington setelah Presiden terpilih AS Joe Biden mengatakan paket ekonominya akan mencapai triliunan dolar.

    Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 56,84 poin atau 0,18 persen menjadi 31.097,97. Indeks S&P 500 naik 20,89 poin atau 0,55 persen menjadi 3.824,68. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 134,50 poin atau 1,03 persen menjadi 13.201,98.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor consumer discretionary terangkat 1,8 persen, melampaui sektor lainnya. Sementara itu, sektor material tergelincir 0,51 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.

    Reli terbaru Dow, S&P 500 dan Nasdaq mengabaikan data pasar tenaga kerja pada pagi hari yang menunjukkan ekonomi AS kehilangan pekerjaan untuk pertama kalinya dalam delapan bulan pada Desember, ketika negara itu tertekuk di bawah serangan covid-19. Untuk minggu ini, S&P naik 1,83 persen, Dow bertambah 1,61 persen, dan Nasdaq melonjak 2,43 persen.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id