Atasi Pandemi, Australia Fokus Ciptakan Lapangan Kerja

    Arif Wicaksono - 06 Oktober 2020 18:24 WIB
    Atasi Pandemi, Australia Fokus Ciptakan Lapangan Kerja
    Australia. Foto : AFP.
    Canberra: Pemerintah Australia akan mengungkapkan cetak biru keuangan untuk pengeluaran besar dalam beberapa tahun ke depan yang akan mendorong investasi bisnis dan penciptaan lapangan kerja sambil memperbaiki kerusakan pandemi pada ekonomi.  Pemerintah juga diperkirakan akan menambah rekor utang pada tahun fiskal saat ini yang berakhir pada 30 Juni 2021.

    "Saya akan menjabarkan rencana pemulihan ekonomi kami untuk membangun kembali ekonomi Australia dan mengamankan masa depan Australia," kata Bendahara  Australia Josh Frydenberg dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Rencana anggaran yang biasanya disampaikan pada Mei ditunda tahun ini karena ketidakpastian ekonomi yang diciptakan oleh pandemi covid-19. Diperkirakan vaksin covid-19 akan tersedia tahun kalender depan.

    "Rencana kami akan menciptakan lapangan kerja. Rencana kami akan menciptakan peluang. Rencana kami akan mendorong investasi. Rencana kami akan menumbuhkan ekonomi dan menjamin layanan penting yang diandalkan warga Australia," kata Frydenberg.

    Anggaran tahunan diharapkan berisi subsidi upah untuk mengembalikan pengangguran muda Australia untuk kembali bekerja. Pemerintah juga berharap untuk memajukan pemotongan pajak penghasilan yang direncanakan.

    "Ini menghargai usaha, mendorong kekuatan aspirasi, tetapi juga mendorong dan mengarah pada aktivitas ekonomi yang lebih besar karena orang-orang dengan keringanan pajak membelanjakan lebih banyak," kata Frydenberg.

    Pemerintah telah mengumumkan proyek infrastruktur jalan raya dan kereta api senilai 7,5 miliar dolar Australia (USD5,4 miliar) akan dijalankan untuk menggerakkan perekonomian.

    Langkah-langkah anggaran akan fokus untuk mendorong tingkat pengangguran Australia di bawah enam persen lebih cepat daripada setelah resesi sebelumnya.

    Angka pengangguran terbaru untuk Agustus adalah 6,8 persen. Angka ini akan jauh lebih tinggi jika pemerintah tidak memberikan subsidi kepada majikan agar staf tetap bekerja.

    Sebelum pandemi, pemerintah  mengharapkan untuk mencatat surplus anggaran pertama Australia dalam 12 tahun pada tahun fiskal yang berakhir pada 30 Juni tahun ini. Sebaliknya, Australia telah tenggelam dalam resesi pertamanya dalam 28 tahun dengan utang yang membengkak.    

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id