25 Wanita Pengusaha Terkuat di Asia, 2 dari Indonesia

    Ade Hapsari Lestarini - 28 September 2020 06:12 WIB
    25 Wanita Pengusaha Terkuat di Asia, 2 dari Indonesia
    Cofounder dan COO Nusa Satu Inti Artha, Nabilah Alsagoff (kiri) menjadi salah satu wanita terkuat di Asia versi Forbes. Foto: Forbes.
    Jakarta: Pandemi covid-19 'menyerang' ekonomi global dalam sekejap di tahun ini. Seluruh sektor tak luput dari virus korona yang disinyalir sudah ada sejak tahun lalu.

    Hampir setiap aspek kehidupan dan kepemimpinan terus diuji. Namun di tengah kondisi serba sulit ini, ada wanita-wanita perkasa yang harus bisa bertahan demi menafkahi karyawannya.

    Forbes merilis ada 25 pemimpin bisnis dalam daftar Power Businesswomen Forbes Asia 2020 yang telah menjawab tantangan itu dan menunjukkan keberanian mereka di masa-masa sulit ini.

    Daftar tahun ini mewakili berbagai industri, mulai dari bioteknologi, financial technology (fintech) dan education technology (edtech), hingga sektor yang lebih tradisional seperti ritel, logistik, dan hukum.

    Masing-masing memiliki rekam jejak keberhasilan, baik menjalankan perusahaan dengan pendapatan yang cukup besar atau mendirikan perusahaan baru senilai lebih dari USD1 miliar.

    Melansir Forbes, Senin, 28 September 2020, dari 25 daftar tersebut, ada dua yang berasal dari Indonesia. Siapa mereka?
     
     
     

    Dewi Muliaty

    Presiden Direktur PT Prodia Widyahusada ini sedang belajar untuk mendapatkan izin apoteker, ketika profesornya, Andi Wijaya, salah satu pendiri operator laboratorium klinis (penjualan) terbesar di Indonesia, mempekerjakannya sebagai asisten manajer pada 1988.

    Dua dekade kemudian ia menjadi Presiden Direktur dan memimpin ekspansi nasional yang meningkatkan jumlah klinik dari 107 di 2010, menjadi 285 klinik saat ini. Dia juga meningkatkan pengujian untuk gangguan autoimun dan penyakit lainnya, yang menyumbang hampir seperlima dari pendapatan tahun lalu.

    Setelah penurunan permintaan mendorong penjualan paruh pertama yang turun 18 persen menjadi Rp657 miliar, wanita berusia 57 tahun ini beralih untuk menawarkan pengujian cepat covid-19 cepat yang dapat dilakukan di drive-through, klinik atau di rumah, dengan hasil yang diposting online.
     
     
     

    Nabilah Alsagoff

    Cofounder dan COO Nusa Satu Inti Artha ini membangun situs web yang bekerja sama dengan dewan pariwisata Bali pada 2005. Dia melihat bank lokal tidak dapat memproses pembayaran online yang ditariknya.

    Hal ini membuatnya bersama dengan dua temannya mendirikan Nusa Satu Inti Artha yang berbasis di Jakarta. Perusahaan yang dinaunginya dikenal dengan nama dagang Doku (bahasa gaul lokal untuk dompet).

    Doku memelopori transaksi nontunai di Indonesia, melompati bank domestik untuk menawarkan layanan dompet elektronik. Pada 2016, grup media Indonesia Elang Mahkota Teknologi membeli saham mayoritas di Nusa Satu dengan harga yang dirahasiakan, tetapi Nabilah tetap menjadi chief operating officer Doku.

    Tahun lalu, Doku membukukan pembayaran sebesar Rp63 triliun, atau 50 persen lebih tinggi dari 2018. Hal ini menjadikannya sebagai layanan pembayaran elektronik terkemuka di Indonesia. Transaksi pun melonjak karena pandemi, dan Doku telah berkembang menjadi konsultan untuk membantu lebih banyak bisnis bertransaksi secara online.
     
     


    Selain dua wanita pengusaha asal Indonesia ini, ada 23 wanita lainnya seperti Dewi dan Nabilah. Berikut daftarnya:

    1. Melanie Perkins, 33, Cofounder dan CEO Canva asal Australia.
    2. Zhao Yan, 54, Chairman dan General Manager Bloomage BioTechnology asal Tiongkok.
    3. Lily Kong, 55, President Singapore Management University asal Singapura.
    4. Roshni Nadar Malhotra, 38, Chairperson HCL Technologies asal India.
    5. Caroline Russel, Executive Chairman dan CEO BOH Plantations asal Malaysia.
    6. Preeyanart Soontornwata, 63, Presiden dan CEO B.Grimm Power asal Thailand.
    7. Aya Komaki, 61, President dan CEO Sanrio Entertainment asal Jepang.
    8. Samantha Du, 56, Founder, Chair, dan CEO Zai Lab asal Tiongkok.
    9. Divya Gokulnath, 34, Cofounder Byju's asal India.
    10. Yang Yoon-sun, 56, Founder dan CEO Medipost asal Korea Selatan.
    11. Truong Thi Le Khanh, 59, Founder dan Chairwoman Vinh Hoan asal Vietnam.
    12. Maki Akaida, 41, CEO Uniqlo Japan asal Jepang.
    13. Nualphan Lamsam, 54, Presiden dan CEO Muang Thai Insurance asal Thailand.
    14. Carolyn Creswell, 46, Founder dan CEO Carman's Fine Foods asal Australia.
    15. Ameera Shah, 41, Managing Director Metropolis Healthcare asal India.
    16. Rachel Eng, 52, Founding Partner dan Managing Director Eng and Co asal Singapura.
    17. Olivia Limpe-Aw, 57, Chairman dan CEO Destileria Limtuaco asal Filipina.
    18. Jang In-a, 44, CEO Smilegate Entertainment asal Korea Selatan.
    19. Lucy Yueting Liu, 29, Cofounder dan President Airwallex asal Hong Kong.
    20. Jareeporn Jarukornsakul, 53, Cofounder, Chairman dan Group CEO WHA Group asal Thailand.
    21. Annabelle Long, 47, Managing Partner Bertelsmann Asia Investments asal Tiongkok.
    22. Vinati Saraf Mutreja, 36, CEO dan Managing Director Vinati Organics asal India.
    23. Nguyen Bach Diep, 48, Chairwoman FPT Retail asal Vietnam.

    (AHL)
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id