Khawatir Pelemahan Ekonomi Berlangsung Lama, Investor Buru Emas

    Antara - 15 Mei 2020 08:03 WIB
    Khawatir Pelemahan Ekonomi Berlangsung Lama, Investor Buru Emas
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Harga emas dunia naik untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didorong oleh permintaan safe-haven. Hal itu karena investor membuang aset-aset berisiko dipicu kekhawatiran pelemahan ekonomi akan berlangsung lama dan ketegangan perdagangan terbaru AS-Tiongkok.

    Mengutip Antara, Jumat, 15 Mei 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange melonjak USD24,5 atau 1,43 persen menjadi  USD1.740,9 per ons.

    Emas berjangka naik USD9,60 atau 0,56 persen menjadi USD1.716,4 per ons pada perdagangan Rabu, 13 Mei, setelah menguat USD8,8 atau 0,52 persen menjadi USD1.706,8 per ons pada Selasa, 12 Mei.

    "Tampaknya, beberapa investor berbalik bearish pada ekuitas, hubungan AS-Tiongkok terus menuju spiral penurunan dan Anda memiliki data sangat suram datang dari AS dan semua yang mendukung (permintaan) safe-haven," kata Analis Pasar Senior OANDA Edward Moya.

    "Harga emas telah melonjak selama beberapa minggu terakhir tetapi tampaknya sekarang Anda memiliki latar belakang ekonomi makro yang akan mendukung harga tinggi dalam waktu dekat," tambahnya.

    Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memperingatkan tentang periode perpanjangan pertumbuhan ekonomi yang lemah, berjanji menggunakan kekuatan bank sentral sesuai kebutuhan, dan menyerukan pengeluaran fiskal tambahan untuk membendung dampak dari pandemi virus korona.

    Data terbaru menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran AS mencapai 2,981 juta untuk pekan yang berakhir 9 Mei. Angka itu turun dari 3,176 juta pada minggu sebelumnya dan menandai penurunan mingguan keenam beruntun, tetapi klaim tetap sangat tinggi.

    Pasar saham dunia turun untuk hari ketiga berturut-turut karena data pekerjaan yang mengecewakan dan sinyal oleh bank sentral bahwa stimulus pemerintah lebih lanjut mungkin diperlukan, memicu kekhawatiran investor tentang pemulihan ekonomi global.

    Emas juga diuntungkan dari ketidakpastian baru atas perdagangan Tiongkok-AS setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia sangat kecewa dengan Tiongkok atas kegagalannya untuk menahan virus korona, mengatakan pandemi di seluruh dunia membuat perjanjian perdagangannya dengan Beijing menjadi suram.

    Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 48,5 sen atau 3,09 persen menjadi USD16,156 per ons. Adapun platinum untuk pengiriman Juli naik USD5,2 atau 0,68 persen menjadi USD775 per ons.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id