Wall Street Terjun Bebas, Dow Nyaris Melemah 3.000 Poin

    Angga Bratadharma - 17 Maret 2020 07:18 WIB
    Wall Street Terjun Bebas, Dow Nyaris Melemah 3.000 Poin
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) jatuh pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan Dow Jones ditutup turun hampir mencapai 3.000 poin. Wall Street yang terjun bebas itu terjadi karena berlanjutnya penjualan panik di tengah mewabahnya virus korona di seluruh dunia.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 17 Maret 2020, indeks Dow Jones Industrial Average turun 2.997,10 poin atau 12,93 persen menjadi 20.188,52. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 324,89 poin atau 11,98 persen menjadi 2.386,13. Sementara indeks Komposit Nasdaq turun sebanyak 970,28 poin atau 12,32 persen menjadi 6.904,59.

    Seluruh 11 sektor utama S&P utama berakhir turun secara signifikan, sektor real estat turun 16,55 persen, mewakili kelompok berkinerja terburuk. Rata-rata saham utama jatuh ke posisi terendah mereka di sesi akhir perdagangan setelah Presiden Donald Trump mengatakan ekonomi AS mungkin menuju resesi dan wabah covid-19 dapat berlangsung selama berbulan-bulan.

    Perdagangan dihentikan selama 15 menit di Wall Street tak lama setelah bel pembukaan karena terjadi penurunan 8,14 persen pada saham patokan S&P 500. Ini adalah ketiga kalinya dilakukan penghentian perdagangan. Diharapkan kondisi semacam ini bisa segera hilang dan secara perlahan bursa saham kembali membaik.

    Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyampaikan beberapa poin penting dalam upaya Amerika Serikat menghadapi krisis virus korona. Ia mengatakan saat ini AS sedang berperang menghadapi "musuh tak terlihat yang sangat menular."

    Menurut data Universitas Johns Hopkins per hari ini, Selasa, 17 Maret 2020, total kasus covid-19 di AS mencapai 4.464 dengan 78 kematian. Meski angkanya cukup besar, Trump mengaku belum akan melakukan penutupan total (lockdown) berskala nasional seperti yang telah dilakukan beberapa negara.

    "Mungkin kami akan mempertimbangkan (lockdown) untuk beberapa area," sebut Trump, seperti dikutip dari BBC.

    Ia mengaku belum memutuskan apakah akan menutup perbatasan AS-Kanada atau tidak. Namun, Trump mengatakan, wacana tersebut sedang dibahas sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran covid-19.

    Trump meminta semua warga AS untuk tidak berkumpul dengan lebih dari 10 orang untuk 15 hari ke depan. Warga juga diminta menghindari datang ke bar, restoran, tempat makan, pusat kebugaran, atau ruang publik lainnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id